Ankara Rusuh, Warga Turki Ramai-ramai Hancurkan Toko-Mobil Migran Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 17:29 WIB
Ilustrasi kerusuhan
ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Puluhan warga Turki yang marah, menghancurkan toko-toko dan mobil-mobil yang diyakini milik migran Suriah di Ankara, ibu kota Turki. Polisi pun turun tangan untuk meredakan situasi.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (12/8/2021), menurut laporan media lokal, kerusuhan tersebut terjadi pada Rabu (11/8) malam waktu setempat, menyusul perkelahian antara penduduk setempat dan orang-orang yang diyakini sebagai migran Suriah, di mana seorang warga negara Turki ditikam hingga tewas.

Foto-foto di media sosial menunjukkan puluhan orang berteriak menerobos barisan polisi dan kemudian menyerang mobil dan toko yang diyakini milik keluarga Suriah.


"Rakyat kita dengan hormat diminta untuk tidak mempercayai berita dan postingan yang provokatif," katanya mengacu pada perkelahian yang memicu kerusuhan."Demonstrasi dan peristiwa yang terjadi di distrik Altinag kita malam ini telah berakhir berkat ketenangan warga kita dan kerja keras pasukan keamanan kita," kata kantor Gubernur Ankara pada Rabu (11/8) malam.

Kantor berita Anadolu melaporkan dua "warga negara asing" telah ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan sehubungan dengan perkelahian mematikan itu.

Kerusuhan di Ankara ini terjadi seiring jajak pendapat yang menunjukkan sentimen anti-migran sangat meningkat di antara banyak orang Turki.

Turki telah menjadi rumah bagi 3,6 juta warga Suriah di bawah kesepakatan yang dicapai dengan Uni Eropa pada 2016 untuk membantu mencegah krisis migran di benua itu.

Simak juga 'Ilmuwan Jelaskan Kebakaran di Turki-Yunani, Singgung Perubahan Iklim':

[Gambas:Video 20detik]