ADVERTISEMENT

Brunei Tutup Tempat Ibadah Gegara Kasus Corona Pertama dalam Setahun

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 11:08 WIB
A man wearing a face mask, amid concerns over the spread of the COVID-19 coronavirus, holds a plastic bag of goods at the Gadong Night Market in Bandar Seri Begawan on March 16, 2020. (Photo by Dean KASSIM / AFP)
Ilustrasi -- Seorang warga Brunei memakai masker di tengah wabah virus Corona (AFP/DEAN KASSIM)
Bandar Seri Begawan -

Otoritas Brunei Darussalam memperketat pembatasan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) setelah mencatat sejumlah kasus penularan lokal pertama dalam setahun lebih di wilayahnya.

Seperti dilansir AFP, Senin (9/8/2021), Kementerian Kesehatan Brunei melaporkan bahwa tujuh kasus penularan lokal, atau kasus Corona yang penularannya terjadi di masyarakat, terdeteksi pada Sabtu (7/8) waktu setempat.

Ketujuh kasus ini merupakan kasus penularan lokal pertama yang tercatat di Brunei sejak Mei 2020.

Situasi ini mendorong pemerintah Brunei untuk menutup seluruh tempat ibadah dan menunda setiap acara sosial selama dua pekan ke depan.

Acara-acara massal juga dibatasi untuk kelompok yang masing-masing terdiri hanya 30 orang. Kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah setempat dialihkan menjadi secara online.

Kemudian restoran-restoran dilarang melayani makan di tempat (dine-in) untuk sementara waktu.

Diketahui bahwa sebagian besar wilayah Brunei bebas dari Corona selama berbulan-bulan. Sejauh ini hanya tiga kematian yang tercatat di negara ini sejak awal pandemi merebak.

Simak juga video 'Permintaan WHO ke Negara di Dunia untuk Tak Remehkan Long Covid':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT