Round-up

Misteri Logo di Kaos Presiden Prancis Dibalut Teori Konspirasi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Agu 2021 06:56 WIB
The French President wore a black T-shirt for his TikTok chat, sparking wild theories around its origin (AP via thesun.co.uk)
Presiden Prancis, Emmanuel Macron (Foto: AP via thesun.co.uk)

Teori awal menyebutkan bahwa itu merupakan logo Bohemian Club, sebuah kelompok politik yang dibentuk di California, Amerika Serikat (AS), tahun 1872 dan diberi nama dengan apa yang dipandang warga Amerika sebagai gerakan bohemian Eropa 'belle epoque' yang merujuk pada budaya tandingan kaum borjuis.

Saat ini, kelompok itu menjadi klub khusus laki-laki yang beranggotakan para pengusaha dan politikus dari AS, Eropa dan Asia. Namun, meski Bohemian Club diketahui memiliki logo burung hantu, bentuknya tidak sama seperti yang ada pada kaos Macron. Logo Bohemian Club juga biasanya disertai huruf merah BC.

Teori konspirasi lainnya menyebut bahwa burung hantu memiliki dua kata dalam bahasa Prancis, yakni hibou dan chouette.

Kata 'hibou' diketahui menjadi pertanda nasib buruk, atau bagi orang Romawi berarti pembawa kematian, yang mewakili ilmu hitam paling buruk dan menjadi simbol kesedihan, kesepian dan melankolis. Sedangkan kata 'chouette' merujuk pada pelayan Dewi Yunani Athena, pemandu spiritual dalam budaya Celtic, juga istilah dalam bahasa Prancis berarti 'super'.

Namun, kaos replika dari yang dipakai Macron bahkan sudah mulai dijual online dengan nama 'Macron Tik-Tok T-shirt' seharga 19,99 Euro atau setara Rp 339 ribu.

Surat kabar Prancis, Le Figaro, menyebut Macron tampak 'tenang, lugas, santai dan terutama ramah secara sosial' dalam video TikTok itu. Sejauh ini, belum ada komentar resmi dari Istana Kepresidenan Elysee soal spekulasi mengenai logo kaos Macron tersebut.


(dwia/eva)