Banjir Bandang Tewaskan 40 Orang di Afghanistan, 150 Hilang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 18:45 WIB
Ilustrasi hujan lebat
ilustrasi (Foto: iStock/Willowpix)
Jakarta -

Sedikitnya 40 orang tewas dan 150 orang lainnya hilang di Afghanistan utara setelah banjir bandang melanda daerah timur laut ibu kota Kabul.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (29/7/2021), sebuah operasi penyelamatan sedang dilakukan untuk menemukan orang-orang yang hilang setelah hujan lebat membanjiri distrik Kamdesh di provinsi Nuristan - sekitar 200 kilometer (120 mil) timur laut Kabul.

"Sekitar 40 orang tewas tadi malam akibat banjir bandang," kata Saeedullah Nuristani, kepala dewan provinsi, kepada AFP.

Dia mengatakan 150 orang masih hilang dan hampir 80 rumah hancur setelah banjir melanda daerah itu.

Saeed Momand, juru bicara Gubernur Nuristan, menyebutkan jumlah korban tewas sedikit lebih tinggi, dengan mengatakan lebih dari 60 orang tewas dalam banjir tersebut.

Hujan deras dan banjir bandang telah menewaskan puluhan orang setiap tahun di Afghanistan.

Banyak rumah yang dibangun secara buruk - kebanyakan di daerah pedesaan - berisiko ambruk selama hujan di negara miskin itu.

Puluhan orang tewas tahun lalu setelah banjir bandang melanda provinsi Parwan.

Banjir tahun ini terjadi saat Afghanistan diguncang oleh serangkaian pertempuran dengan kelompok Taliban yang melancarkan beberapa serangan di seluruh negeri.

Peningkatan pertempuran ini terjadi ketika Afghanistan sedang berjuang melawan gelombang ketiga COVID-19 yang telah membanjiri sektor perawatan kesehatan negara itu, sementara bagian lain negara itu dilanda bencana kekeringan.

(ita/ita)