Sulit Situasi Paman Sam Sebab Kasus Corona Terus Melejit

ADVERTISEMENT

Round-Up

Sulit Situasi Paman Sam Sebab Kasus Corona Terus Melejit

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 20:02 WIB
FILE- In this Wednesday, July 7, 2021, file photo, people wait in line for COVID-19 vaccinations at an event at La Bonita market, a Hispanic grocery store, in Las Vegas. The U.S. surgeon general said Sunday, July 18 that hes concerned about what lies ahead with cases of COVID-19 increasing in every state, millions still unvaccinated and a highly contagious virus variant spreading rapidly.. (AP Photo/John Locher, File)
Foto ilustrasi (AP/John Locher)

Dilansir AFP, Jumat (23/7) kemarin, lonjakan kasus COVID-19 di AS terjadi saat hoax dan disinformasi menyeruak di tengah warga AS. Hoax dan disinformasi membuat warga AS tidak mau divaksin.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa jauh lebih banyak Demokrat yang divaksinasi daripada Republik. Partai republik adalah partai di sayap kanan alias konservatif.

Keragu-raguan akan vaksin Corona sangat tinggi di negara-negara bagian seperti Arkansas, Florida, dan Missouri. Fenomena itu telah memicu penularan virus Corona. Melihat lonjakan tersebut, semakin banyak pejabat dan anggota parlemen Partai Republik ikut menyerukan warga untuk melakukan vaksinasi.

Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci, menyebut AS kini berada dalam 'situasi sulit yang tidak perlu' akibat lonjakan kasus virus Corona yang dipicu oleh orang-orang yang tidak divaksinasi dan penyebaran varian Delta.

"Kita menuju ke arah yang salah," ucap Dr Fauci, seperti dilansir Associated Press, Senin (26/7/2021). Dia menyebut dirinya kini 'sangat frustrasi' dengan situasi pandemi di AS.

Di sejumlah negara bagian, orang-orang yang sudah divaksin tidak perlu memakai masker. Namun celakanya, orang-orang yang belum divaksin (sayangnya jumlahnya sedikit lebih banyak) ikut-ikutan pula melepas masker. Aturan ini dikaji lagi karena bikin situasi sulit.

"Ini menjadi persoalan yang dominan di kalangan orang-orang yang belum divaksinasi, yang menjadi alasan kenapa kita di luar sana, secara praktis memohon orang-orang yang tidak divaksinasi untuk pergi dan mendapatkan vaksinasi," ujar Fauci.

Menurut data CDC, lebih dari 164 juta orang atau 49 persen dari total populasi AS kini telah divaksinasi sepenuhnya. Untuk mereka yang memenuhi syarat untuk divaksin, dengan usia 12 tahun ke atas, jumlahnya naik menjadi 57 persen.

Fauci mendorong agar politikus Partai Republik dan pejabat-pejabat di negara bagian lebih gencar lagi mengkampanyekan vaksinasi, terutama di negara-negara bagian yang tingkat vaksinasinya rendah.

"Apa yang benar-benar ingin saya lihat adalah lebih banyak lagi pemimpin di wilayah-wilayah yang belum divaksinasi untuk berbicara dan mendorong orang-orang divaksinasi," ucapnya.


(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT