Rekor Tertinggi Sejak Januari, China Catat 76 Kasus Corona Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 15:47 WIB
Residents line up for coronavirus tests at tents set up on the streets of Beijing on Sunday, Dec. 27, 2020. Beijing has urged residents not to leave the city during the Lunar New Year holiday in February, implementing new restrictions and mass testings after several coronavirus infections last week. (AP Photo/Ng Han Guan)
Ilustrasi (dok. AP/Ng Han Guan)

Otoritas kota Nanjing lantas mengumumkan tes Corona massal ronde kedua untuk seluruh warganya mulai Minggu (25/7) waktu setempat untuk mengidentifikasi pasien-pasien yang membutuhkan waktu lebih lama dalam menunjukkan gejala-gejala Corona.

Dalam upaya mencegah wabah baru, otoritas China juga bergegas memberlakukan pembatasan terbaru di provinsi-provinsi perbatasan, terutama di tengah risiko penyebaran cepat varian Delta.

Satu kasus baru Corona dilaporkan pada Senin (26/7) waktu setempat di Provinsi Liaoning, yang berbatasan dengan Korea Utara. Total lima kasus penularan lokal terdeteksi di provinsi ini sejak Kamis (22/7) pekan lalu.

Yunnan yang terletak di barat daya China juga melaporkan lonjakan kasus yang pelacakannya sampai ke wilayah Myanmar, yang juga tengah menghadapi lonjakan kasus Corona. Provinsi Yunnan melaporkan 79 kasus sejak 20 Juni lalu, dengan nyaris separuhnya terkait dengan Myanmar.

Dalam upaya pencegahan, otoritas China memperketat kendali perbatasan dan mengirimkan pasokan 10.000 vaksin Corona kepada Tentara Kemerdekaan Kachin yang ada di Myanmar.

Kota perbatasan Ruili yang ada di Provinsi Yunnan bahkan menggunakan alat pengenalan wajah untuk melacak pergerakan warganya dan status kesehatan mereka saat masuk-keluar area permukiman, supermarket, pusat transportasi dan tempat-tempat umum lainnya untuk menangkal penyebaran virus.


(nvc/ita)