International Updates

Pembuat Kartun Nabi Meninggal Saat Tidur, 8 Kasus Corona di Brunei Asal RI

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 18:48 WIB
Danish cartoonist Kurt Westergaard (2nd-L) is escorted by security guards as he arrives at the Balie in Amsterdam to deliver a speech at the Festival of the Free Word on May 2, 2015. AFP - JERRY LAMPEN
Kurt Westergaard (bertopi merah) dalam foto tahun 2015 saat hendak berpidato di Amsterdam, Belanda (Foto: (AFP/JERRY LAMPEN)
Jakarta -

Seorang seniman Denmark, Kurt Westergaard, yang ada di balik karikatur Nabi Muhammad yang kontroversial, meninggal dunia dalam usia 86 tahun. Kartun Nabi yang digambar Westergaard beberapa tahun lalu itu telah memicu kemarahan umat Muslim sedunia.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/7/2021), pihak keluarga menuturkan kepada media lokal Denmark, Berlingske, bahwa Westergaard meninggal dunia saat tidur setelah sejak lama jatuh sakit. Namun, tidak disebutkan lebih lanjut mengenai penyakit yang dideritanya.

Westergaard diketahui merupakan ilustrator di balik 12 karikatur yang dipublikasikan surat kabar konservatif Jyllands-Posten dengan tajuk utama 'Wajah Muhammad'.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (19/7/2021):

- 4 Hari Berturut-turut, Thailand Cetak Rekor Tertinggi Kasus Corona

Otoritas Thailand kembali mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus harian virus Corona (COVID-19) di wilayahnya selama empat hari berturut-turut. Negara ini baru saja mengumumkan perluasan pembatasan Corona untuk mengendalikan kemunculan wabah baru.

Seperti dilansir Reuters, Senin (19/7/2021), gugus tugas COVID-19 Thailand dalam pengumuman terbaru pada Senin (19/7) waktu setempat melaporkan 11.784 kasus Corona dalam 24 jam terakhir di wilayahnya.

Angka itu menggeser rekor tertinggi sebelumnya yang tercatat pada Minggu (18/7) waktu setempat, saat Thailand melaporkan 11.397 kasus dalam sehari.

- Tegang! Filipina Usir Kapal Perang China dari Laut China Selatan

Kapal penjaga pantai Filipina memberikan peringatan dan mengusir sebuah kapal perang China yang kedapatan berlayar di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Kapal perang China itu dilaporkan berlayar di dalam zona ekonomi eksklusif Filipina.

Seperti dilansir dpa dan The Star, Senin (19/7/2021), pernyataan Penjaga Pantai Filipina menyebut insiden ini terjadi pada 13 Juli lalu di perairan Marie Louise Bank, yang berjarak 147 mil laut dari pantai El Nido, Provinsi Palawan, Filipina bagian barat,

Kapal penjaga pantai Filipina dilaporkan memberikan peringatan verbal dan mengikuti pergerakan kapal perang China itu.

Laporan Bloomberg menyebut kapal perang China itu kemudian mengirimkan pesan radio yang mengidentifikasi diri sebagai 'kapal perang 189 Angkatan Laut China' dan meminta kapal Filipina untuk menjaga jarak.

- Inggris Resmi Cabut Pembatasan Meski Kasus Corona Masih Tinggi

Pemerintah Inggris resmi mencabut pembatasan pandemi virus Corona (COVID-19) sehari-hari pada Senin (19/7) waktu setempat. Seluruh aturan social distancing dihapus, memicu kecaman para ilmuwan dan partai oposisi karena dianggap sebagai lompatan berbahaya ke situasi yang tidak diketahui.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/7/2021), mulai Minggu (18/7) tengah malam waktu setempat, kelab-kelab malam bisa buka kembali dan semua tempat acara indoor bisa beroperasi kembali dalam kapasitas penuh.

Simak juga 'Macron Bantah Telah Hinakan Nabi Muhammad':

[Gambas:Video 20detik]