Fotografer Peraih Pulitzer Tewas Liput Pertempuran di Afghanistan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 17:49 WIB
HERAT, AFGHANISTAN - OCTOBER 14:  Taliban fighters lay down their weapons as they surrender to the government of Herat Province on October 14, 2009 in Western Afghanistan.  More than 40 insurgents handed in their weapons in the wake of an ongoing government security operation which killed the Taliban commander in the Gazara district, Ghulam Yahya Akbari days ago.  (Photo by Majid/Getty Images)
Ilustrasi -- Kelompok Taliban di Afghanistan (dok. Getty Images/Majid Saeedi)
Kabul -

Seorang fotografer India peraih Pulitzer Prize tewas terbunuh saat meliput pertempuran antara pasukan keamanan Afghanistan dengan Taliban di dekat perlintasan perbatasan Pakistan.

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/7/2021), fotografer yang tewas itu bernama Danish Siddiqui dan diketahui bekerja untuk kantor berita Reuters.

Dalam keterangan kepada Reuters, sejumlah pejabat setempat menyatakan bahwa pasukan keamanan Afghanistan terlibat pertempuran untuk merebut kembali Spin Boldak dari Taliban, ketika Siddiqui dan seorang pejabat senior setempat tewas saat terjebak dalam baku tembak pada Jumat (16/7) waktu setempat.

Reuters melaporkan bahwa Siddiqui, yang berkewarganegaraan India ini, bergabung dengan pasukan khusus Afghanistan di Kandahar sejak pekan ini.

"Kami segera mencari lebih banyak informasi, bekerja dengan otoritas di kawasan," ucap Presiden Reuters, Michael Friedenberg dan editor-in-chief Reuters, Alessandra Galloni, dalam pernyataan gabungan.

"Danish merupakan seorang wartawan luar biasa, seorang suami dan ayah yang setia, dan seorang kolega yang dicintai. Pikiran kami bersama keluarganya pada masa-masa mengerikan ini," imbuh pernyataan tersebut.

Reuters menyatakan bahwa Siddiqui sebelumnya dilaporkan mengalami luka-luka di lengan akibat terkena serpihan peluru saat meliput pertempuran. Dia menjalani perawatan medis dan telah pulih saat para petempur Taliban menarik diri dari pertempuran di Spin Boldak.

Simak video 'Taliban Klaim Rebut Perbatasan Afghanistan dan Pakistan':

[Gambas:Video 20detik]