Round Up

Kesaksian Istri Melihat Presiden Haiti Dibunuh Sekejap Mata

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 11 Jul 2021 22:06 WIB
Jakarta -

Ibu negara Haiti memberikan kesaksiannya usai tragedi mengerikan menimpa suaminya. Martine Moise yang terluka parah mengunggah pesan audio melalui Twitter pribadinya untuk menceritakan kejadian nahas yang menimpa orang nomor satu di Haiti.

"Saya hidup, terima kasih kepada Tuhan," katanya dengan bahasa Kreol mengawali pernyataan publik pertamanya usai insiden, seperti dilansir AFP, Minggu (11/7/2021).

"Saya masih hidup tetapi saya telah kehilangan suami saya Jovenel," tambahnya.

Kesaksian Istri Mendiang Presiden Haiti

Martine Moise mengisahkan bagaimana awal mula para tentara bayaran memasuki rumah mereka dan menghujani suaminya dengan peluru.

"Dalam sekejap mata, tentara bayaran memasuki rumah saya dan menembaki suami saya dengan peluru ... bahkan tanpa memberinya kesempatan untuk mengatakan sepatah kata pun," tuturnya.

"Saya menangis, itu benar, tetapi kita tidak bisa membiarkan negara kehilangan arah," katanya. "Kita tidak bisa membiarkan darahnya... tumpah dengan sia-sia."

Ibu negara Haiti tersebut juga menduga motif pembunuhan orang nomor satu tersebut. Ia menyebut otak dibalik pembunuhan itu adalah penjahat terkenal tanpa nyali.

"Anda harus menjadi penjahat terkenal tanpa nyali untuk membunuh seorang Presiden seperti Jovenel Moise," katanya.

"Orang-orang ini menyewa tentara bayaran untuk membunuh presiden dan keluarganya karena proyek jalan, listrik, pasokan air minum, organisasi referendum dan pemilihan, untuk penghapusan transisi politik yang terakhir," jelasnya memberikan dugaan atas motif pembunuhan Moise.