India Evakuasi 50 Diplomat-Personel Keamanan dari Konsulat di Afghanistan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 11 Jul 2021 15:42 WIB
A member of the Afghan security forces stands guard after the American military left Bagram air base, in Parwan province north of Kabul, Afghanistan, Monday, July 5, 2021. The U.S. left Afghanistans Bagram Airfield after nearly 20 years, winding up its
Ilustrasi -- Tentara AS telah meninggalkan pangkalan militernya di Afghanistan (Foto: AP/Rahmat Gul)

Pekan lalu, Rusia juga mengumumkan telah menutup konsulatnya di kota Mazar-i-Sharif, Afghanistan utara.

Pada 2 Juli 2021 lalu, China juga mengevakuasi 210 warga negaranya dari Afghanistan dengan alasan keamanan. Evakuasi dilakukan dengan maskapai Xiamen Airlines, yang melakukan penerbangan darurat dari ibu kota Kabul menuju kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KBRI Kabul mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Afghanistan segera meninggalkan Afghanistan. Kemlu juga memastikan terus memonitor WNI yang masih berada di Afghanistan.

"Menyikapi situasi keamanan yang saat ini kurang kondusif di Afghanistan, KBRI Kabul mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini masih berada di Afghanistan untuk segera meninggalkan negara akreditasi," bunyi keterangan dalam Instagram KBRI Kabul @indonesiainafg seperti dilihat, Sabtu (10/7/2021).

"Adapun terkait adanya ancaman yang dapat terjadi setiap waktu, kami mengimbau kepada WNI untuk menyiapkan evacuation bag (tas evakuasi) yang terdiri atas dokumen berharga, pakaian, dan obat-obatan pribadi serta sejumlah uang tunai sebagai langkah antisipasi," imbuh unggahan itu.

Sekitar 46 WNI sudah kembali ke Indonesia karena berbagai macam alasan dan tidak hanya alasan keamanan. Sedangkan 3 WNI yang masih tinggal di Afghanistan rata-rata mereka semua pekerja, kini juga sudah diimbau untuk meninggalkan negara tersebut.


(izt/dnu)