Dokumen Rahasia Pertahanan Inggris Ditemukan di Halte Bus

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 01:58 WIB
The union flag flies over the Houses of Parliament in Westminster, in central London, Britain June 24, 2016.     REUTERS/Phil Noble
Bendera Inggris (Foto: REUTERS/Phil Noble)
London -

Sebuah dokumen rahasia pertahanan Inggris yang menguraikan pergerakan kapal perang yang menyebabkan Rusia melepaskan tembakan peringatan di lepas pantai Krimea ditemukan di sebuah halte bus. Pemerintah Inggris melakukan penyelidikan atas temuan dokumen rahasia itu.

Dilansir AFP, Minggu (27/6/2021) Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa seorang karyawan mengatakan minggu lalu bahwa dokumen dilaporkan hilang. Merespon hal itu penyelidikan telah dilakukan.

"Seharusnya itu tidak bisa terjadi," kata menteri Irlandia Utara, Brandon Lewis kepada Sky News pada hari Minggu waktu setempat.

"Itu dilaporkan dengan benar pada saat itu, ada penyelidikan internal terhadap situasi itu," sambungnya.

Seorang anggota masyarakat anonim mengatakan kepada BBC bahwa mereka menemukan 50 halaman informasi rahasia di belakang halte bus di Kent, Inggris selatan. Hal itu terjadi pada hari Selasa lalu.

Surat kabar tersebut membahas kemungkinan reaksi Rusia terhadap HMS Defender Inggris yang melakukan perjalanan melalui perairan Ukraina di lepas pantai Krimea pada hari Rabu. Hal itu dilaporkan oleh BBC.

Rusia pada hari Rabu mengatakan pihaknya melepaskan tembakan peringatan ke kapal perusak angkatan laut di Laut Hitam, setelah apa yang dikatakannya sebagai pelanggaran terhadap perairan teritorialnya.

Namun Inggris mengatakan pihaknya membuat "lintasan damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional,".

Menurut Moskow, insiden itu terjadi di lepas pantai Tanjung Fiolent di Krimea. Wilayah itu dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014 dalam sebuah langkah yang sebagian besar masyarakat internasional belum mengakuinya.

Dokumen-dokumen tersebut tampaknya menunjukkan bahwa para pejabat Inggris mengetahui bahwa rute tersebut dapat menyebabkan kemungkinan reaksi dari Rusia, tetapi mengambil jalur alternatif dapat dianggap oleh Moskow sebagai "Inggris ketakutan/kabur".

Simak juga 'Menkes Baru Inggris Sajid Javid Prioritaskan Masalah Corona Berakhir!':

[Gambas:Video 20detik]