Bertemu Putin, Biden Ingatkan AS Tak Tolerir Campur Tangan Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 11:41 WIB
Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling bertemu dan disambut Presiden Swiss, Guy Parmelin. Sebelum melakukan pertemuan kecil secara tertutup, Bidan dan Putin menyempatkan diri berjabat tangan.
Momen Biden dan Putin berjabat tangan (Screenshot/Associated Press)
Jenewa -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyatakan bahwa pertemuan perdananya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, berlangsung secara 'positif'. Namun Biden memperingatkan Putin bahwa pemerintahannya tidak akan mentolerir aksi mencampuri demokrasi AS.

"Suasana dari keseluruhan pertemuan... adalah baik, positif," ucap Biden kepada wartawan usai menghadiri pertemuan dengan Putin di Jenewa, Swiss, seperti dilansir AFP, Kamis (17/6/2021).

"Tidak ada tindakan tegas yang diambil," ungkapnya.

Pertemuan Biden dan Putin ini digelar di sebuah vila elegan dengan pemandangan Danau Jenewa pada Rabu (16/6) waktu setempat. Pertemuan ini digelar saat ketegangan antara kedua negara berada di titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Biden mengakui adanya sejumlah perbedaan pendapat dengan Putin. Namun dia menekankan bahwa: "Itu tidak dilakukan dalam suasana hiperbolis. Seperti itulah apa yang terjadi."

Untuk AS, protes paling utama menyangkut pada apa yang dikarakterisasikan sebagai aktivitas siber yang gigih dan agresif dari Rusia, terutama campur tangan dan intervensi pemilu yang diduga dilakukan oleh dinas keamanan Rusia atau peretas terkait Kremlin, kantor kepresidenan Rusia.

"Kita tidak akan mentoleransi upaya-upaya melanggar kedaulatan demokratik kita atau mendestabilisasi pemilu demokratis kita dan kita akan merespons," ucap Biden saat menuturkan apa yang diperjelasnya kepada Putin dalam pertemuan itu.

Simak video 'Biden Cecar Putin soal Isu HAM saat Bertemu':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2