AS Prihatin 2 Kapal Iran Menuju Venezuela dengan Bawa Senjata

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 13:27 WIB
The U.S. Capitol is seen between flags placed on the National Mall ahead of the inauguration of President-elect Joe Biden and Vice President-elect Kamala Harris, Monday, Jan. 18, 2021, in Washington.
ilustrasi (Foto: AP/Alex Brandon)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan bahwa dia prihatin dengan keberadaan dua kapal Iran di Samudra Atlantik, yang dilaporkan menuju Venezuela dengan membawa senjata.

"Saya benar-benar prihatin dengan proliferasi senjata, jenis senjata apa pun, di lingkungan kami," kata Austin dalam menanggapi seorang senator AS selama sidang kongres.

"Jadi, saya juga merasakan keprihatinan Anda," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (11/6/2021).

Ditanya oleh Senator Demokrat, Richard Blumenthal apakah pemerintah "tahu persis apa yang ada di kapal-kapal Iran itu," Austin menjawab dengan berhati-hati.

"Saya ingin membahas itu, baik sebagai pertanyaan untuk dicatat, atau saya dapat membahasnya di forum lain," kata kepala Pentagon tersebut.

Blumenthal mengatakan kapal-kapal itu, Makran dan Sahand, "dianggap membawa senjata yang akan memenuhi kesepakatan yang dibuat Iran dan Venezuela setahun lalu."

"Kami tidak tahu jenis senjatanya, setidaknya sejauh yang saya tahu," kata senator tersebut. "Ada laporan bahwa Venezuela sedang mempertimbangkan untuk membeli rudal dari Iran, termasuk rudal jarak jauh," imbuhnya.

"Citra satelit komersial dari salah satu kapal menunjukkan kapal serang cepat dimuat di geladak," kata sang senator.

"Tapi masih belum jelas apakah kapal-kapal itu berada di atas kapal ketika kapal-kapal itu memulai perjalanannya," imbuhnya.

Blumenthal mengatakan "preseden" mengizinkan Iran menyediakan senjata ke kawasan itu menyebabkan dia "sangat prihatin" dan Austin mengatakan dia juga merasakan keprihatinan itu.

(ita/ita)