Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Menlu Inggris Bahas Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 14:50 WIB
FILE PHOTO: Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman, attends the Future Investment Initiative conference in Riyadh, Saudi Arabia October 24, 2017. REUTERS/Hamad I Mohammed/File Photo
Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (dok. REUTERS/Hamad I Mohammed/File Photo)
Riyadh -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Dominic Raab, bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), di Riyadh awal pekan ini. Pertemuan keduanya selain dimaksudkan untuk membahas hubungan bilateral kedua negara, juga membahas Iran.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/6/2021), kunjungan Raab ini dilakukan saat negara-negara kekuatan dunia berupaya membangkitkan kembali kesepakatan nuklir tahun 2015 dengan Iran. Saudi menentang kesepakatan itu karena tidak mencakup program rudal Iran dan dukungan untuk proxy kawasan, termasuk di Yaman.

Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris dalam pernyataannya menyebut pertemuan Raab dan MBS itu membahas hubungan bilateral dan perubahan iklim, serta membahas isu Iran.

"Inggris menegaskan kembali komitmen kami dalam mengatasi tantangan keamanan bersama, termasuk ancaman Iran dan konflik berkelanjutan di Yaman," ucap Raab seperti dilaporkan kantor Kementerian Luar Negeri Inggris.

Dalam pernyataan itu, Inggris menyebut Saudi sebagai sahabat dekat dan mitra sejak lama.

Arab Saudi yang terkunci dalam persaingan regional dengan Iran mendorong kekuatan global untuk mengamankan kesepakatan lebih kuat dengan durasi lebih lama dalam pembicaraan di Wina, Austria, yang bertujuan membawa Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali dalam kepatuhan penuh atas kesepakatan nuklir tahun 2015.

AS menarik diri dari kesepakatan itu tahun 2018 dan menerapkan kembali sanksi-sanksi pada Iran, yang mendorong Iran secara bertahap melanggar pembatasan pengayaan uranium yang diatur dalam kesepakatan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataan via Twitter menyebut bahwa MBS dan Menlu Inggris membahas upaya-upaya meningkatkan keamanan dan stabilitas regional, juga kerja sama dalam berbagai sektor.

Dalam kunjungan ke Riyadh, Raab juga bertemu Menlu Saudi untuk membahas isu perdagangan, perubahan iklim, serta menyampaikan kekhawatiran HAM. "Terutama soal reformasi kehakiman dan kebebasan ekspresi media," sebut Kementerian Luar Negeri Inggris dalam pernyataannya.

Diketahui bahwa catatan HAM Saudi menjadi sorotan global setelah kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi terjadi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, oleh agen-agen Saudi, juga masih adanya penahanan aktivis hak wanita di Saudi.

(nvc/ita)