China Sindir Taiwan yang Terima Donasi Vaksin Corona dari AS dan Jepang

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 15:32 WIB
Virus corona: Vaksin sudah tersedia bila ilmuwan melanjutkan penelitian vaksin untuk SARS dan MERS
Ilustrasi (dok. BBC World)
Beijing -

Media nasional China, Global Times, menyindir Taiwan yang menerima donasi vaksin virus Corona (COVID-19) dari Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Otoritas Taiwan diketahui sebelumnya menolak tawaran vaksin Corona dari China.

Seperti dilansir Global Times, Sabtu (5/6/2021), dalam editorialnya bahwa Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, diperingatkan untuk tidak terburu-buru berterima kasih atas apa yang disebut pakar dan publik China sebagai 'lip service' dan 'vaksin yang dipertanyakan'.

Gedung Putih mengumumkan pada Kamis (3/6) waktu setempat bahwa AS akan menyalurkan 80 juta dosis vaksin Corona ke seluruh dunia, dengan pasokan pertama sebanyak 25 juta dosis dikirimkan bulan ini. Dari jumlah itu, sekitar 7 juta dosis di antaranya akan disalurkan ke kawasan Asia, termasuk ke Taiwan dan India.

Pada Jumat (4/6) waktu setempat, otoritas Jepang memberikan secara gratis sebanyak 1,24 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada Taiwan.

Presiden Tsai merespons dengan cepat melalui ucapan terima kasih untuk AS dan Jepang via Twitter. Kepada pemerintah AS, seperti dilansir udn.com, Presiden Tsai menyebut Taiwan merasakan kehangatan dari AS. Sedangkan kepada pemerintah Jepang, dalam cuitan berbahasa Jepang, Presiden Tsai menyatakan dirinya 'lega bahwa Taiwan dan Jepang bisa saling mendukung' dan 'secara tulus berterima kasih atas persahabatan mendalam'.

Bahkan perwakilan Kantor Ekonomi dan Budaya Taiwan di Jepang, Hsieh Chang-ting, merilis foto dirinya membungkukkan badan di bandara saat donasi vaksin Corona dari Jepang diterbangkan ke Taiwan.

Hal itu menuai kritikan dan cemoohan dari netizen China, yang disebut Global Times, merasa marah atas perilaku pejabat Taiwan yang dianggap seperti 'budak'.

"Membungkuk tidak cukup, Anda harus berlutut untuk berterima kasih pada kaisar," tulis salah satu komentar netizen China yang dilansir Global Times.

Tonton Video: Taiwan Laporkan Infeksi Corona Tertinggi: Tambah 335 Kasus Baru

[Gambas:Video 20detik]




Selanjutnya
Halaman
1 2