Seorang Pria Diburu Polisi Prancis Usai Tikam Polwan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 18:17 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Seorang pria menyerang seorang polisi wanita (polwan) dengan pisau pada hari Jumat (28/5) di Prancis barat. Polwan tersebut mengalami luka-luka serius dalam insiden penusukan itu. Pelakunya berhasil kabur dan saat ini masih diburu kepolisian Prancis.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/5/2021), sumber kepolisian mengatakan, tersangka bersenjata pisau tersebut, diburu setelah serangan di La Chapelle-sur-Erdre dekat Nantes. Kepolisian mengerahkan 80 petugas untuk mengejarnya.

Seorang pejabat kota setempat mengatakan kepada AFP, para murid di sekolah-sekolah dasar dan menengah di daerah itu untuk sementara dibiarkan tetap berada di dalam ruangan, usai insiden penikaman tersebut.

Seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan bahwa luka-luka yang dialami polisi wanita itu mengancam nyawanya. Tidak disebutkan identitas polwan tersebut.

Belakangan ini, para polisi Prancis telah menuntut perlindungan yang lebih baik dan hukuman yang lebih keras untuk serangan-serangan terhadap mereka.

Awal bulan ini, polisi Eric Masson ditembak mati saat menyelidiki aktivitas di tempat yang menjual narkoba di kota Avignon, Prancis selatan.

Kematian Masson terjadi setelah pembunuhan 23 April lalu terhadap Stephanie Monferme, seorang pegawai kepolisian yang ditikam hingga tewas di kota Rambouillet di luar Paris dalam serangan militan terbaru di Prancis.

(ita/ita)