Ngeri, Direktur Teater Terkemuka Prancis Ditikam di Siang Hari Bolong

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 11:42 WIB
Close up of Hand with knife following young terrified man ,Bandit is holding a knife in hand. Threat Concept
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/chingyunsong)
Jakarta -

Direktur teater terkemuka Prancis, Alain Francon ditikam di bagian tenggorokan di luar hotelnya di kota Montpellier. Para pejabat mengatakan insiden pada Rabu (17/3) waktu setempat itu terjadi di siang hari bolong.

Akibat serangan itu, Francon mengalami luka parah. Detail mengenai penikaman itu masih belum jelas.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (18/3/2021), Francon dioperasi pada hari itu juga akibat luka tikaman yang dialaminya. Polisi setempat mengatakan bahwa tampaknya jiwanya tidak berada dalam bahaya.

Francon telah mengajar di Sekolah Seni Drama Nasional sejak pertengahan Februari lalu dan tinggal di distrik pusat bersejarah kota itu, kata sumber yang dekat dengan penyelidikan kasus tersebut.

Pria berumur 76 tahun itu terluka parah dalam serangan penusukan itu dan pingsan di jalan, sebelum petugas darurat tiba dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Francon adalah salah satu sutradara paling terkenal di negara itu, setelah mendirikan kelompok Theater Eclate ("Shattered Theater") di kota Annecy pada tahun 1970-an.

Dia memimpin teater nasional bergengsi La Colline di Paris pada tahun 1996, mengawasi produksi-produksi petualangan hingga 2010.

Baru-baru ini dia menerima hadiah Moliere pada tahun 2016 untuk penampilan "Who's Afraid of Virginia Woolf?" karya Edward Albee.

Dia juga muncul dalam film tahun lalu "DNA" bersama aktris dan sutradara populer Maiwenn, berperan sebagai ayah yang keras kepala yang putrinya bertekad untuk mempelajari lebih lanjut tentang latar belakang imigrannya.

(ita/ita)