Pemimpin Hamas Akui 80 Petempurnya Tewas dalam Konflik dengan Israel

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 15:47 WIB
Yehiyeh Sinwar, the Palestinian leader of Hamas in the Gaza Strip, is surrounded by guards as he arrives for a meeting with foreign press, in Gaza City, Wednesday, May 26, 2021. (AP Photo/Khalil Hamra)
Pemimpin Hanas, Yehiyeh Sinwar, dalam konferensi pers di Gaza City pada Rabu (26/5) waktu setempat (AP Photo/Khalil Hamra)
Gaza City -

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza mengakui ada 80 petempurnya yang tewas dalam pertempuran selama 11 hari dengan Israel, yang diakhiri dengan gencatan senjata pekan lalu.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (27/5/2021), ini menjadi momen pertama saat Hamas secara resmi mengungkapkan dampak dan korban jiwa dari gempuran Israel di wilayah Gaza yang dikuasainya.

Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikelola Hamas, melaporkan 254 warga Palestina tewas, yang termasuk 66 anak, 39 wanita dan 17 orang berusia 60 tahun ke atas. Namun tidak disebutkan secara detail jumlah warga sipil dan petempur yang tewas.

Berbicara kepada Associated Press, pemimpin Hamas, Yehiyeh Sinwar, menyatakan para petempur yang tewas mencakup 57 anggota sayap bersenjata Hamas, 22 anggota kelompok militan Jihad Islam -- militan terbesar kedua di Gaza, dan satu anggota kelompok militan lebih kecil bernama Komisi Perlawanan Populer.

Hamas juga menunjukkan daftar dari Kementerian Kesehatan Gaza yang mengidentifikasi wanita dan anak-anak yang tewas. Korban tewas paling tua merupakan seorang pria berusia 90 tahun, sedangkan delapan anak-anak yang tewas di antaranya berusia di bawah dua tahun. Daftar itu belum diverifikasi secara independen.

Sedikitnya 12 orang tewas di Israel, yang kebanyakan terkena serangan roket dari Hamas dan militan lainnya di Gaza. Semua korban tewas, kecuali satu orang, merupakan warga sipil. Seperti pertempuran yang terjadi sebelumnya, jumlah warga sipil yang tewas memicu perselisihan antara Israel dan Palestina.

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim sekitar 200 militan tewas akibat gempurannya di Gaza, namun tidak menunjukkan bukti untuk memperkuat klaimnya.

Simak Video: Gaza Mulai Rekonstruksi Usai Gencatan Senjata

[Gambas:Video 20detik]