Wanita Inggris Meninggal di Siprus Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 17:31 WIB
Vaksin AstraZeneca: Produsennya digugat Uni Eropa ke pengadilan karena terlambat kirim vaksin
Ilustrasi -- Vaksin AstraZeneca (dok. BBC World)
Nikosia -

Seorang wanita asal Inggris meninggal dunia di sebuah rumah sakit Siprus setelah menerima suntikan vaksin virus Corona (COVID-19) AstraZeneca. Wanita ini dilaporkan mengalami pembekuan darah usai disuntik vaksin tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (24/5/2021), juru bicara departemen kesehatan setempat, Charalambos Charilaou, menuturkan kepada Cyprus News Agency (CNA) bahwa Badan Regulator Obat-obatan Eropa (EMA) akan menyelidiki kematian wanita berusia 39 tahun itu.

Wanita yang tidak disebut identitasnya itu menerima suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca pada 6 Mei di kota wisata Paphos, pantai barat pulau Mediterania itu. Dia mengalami gejala-gejala sakit beberapa hari kemudian.

Wanita itu lantas dirawat di unit perawatan intensif Rumah Sakit Umum Nikosia, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Otoritas kesehatan Siprus telah membuka penyelidikan atas kematian wanita ini, untuk mencari tahu apakah 'episode trombotik serius' yang dialami wanita itu terkait dengan suntikan vaksin AstraZeneca yang diterimanya.

Siprus juga tengah menyelidiki sedikitnya empat kasus pembekuan darah 'ringan' dengan tiga kasus terjadi setelah suntikan vaksin AstraZeneca dan satu kasus lainnya setelah suntikan vaksin Pfizer.

Beberapa negara diketahui membatasi atau menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca dalam program vaksinasi nasional mereka terkait risiko pembekuan darah yang tergolong sangat langka. EMA dalam penegasan beberapa waktu lalu menyatakan manfaat vaksin itu lebih besar dari risikonya.

Lihat juga Video: Inggris Ungkap Hasil Uji Vaksin Corona untuk Varian India

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2