Penembakan Terjadi di Minneapolis AS, 2 Orang Tewas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 13:11 WIB
Police tape blocks off the scene an hour after a shooting on Grant Avenue, Sunday, April 11, 2021, in Syracuse, N.Y. An 11-month-old baby was killed and two other young girls were wounded by gunfire while in the backseat of a car in Syracuse, police said Monday. The children were riding in a car with their mothers, shortly before 7 p.m. Sunday when someone opened fire from a car headed in the opposite direction. (Charlie Miller /The Post-Standard via AP)
Ilustrasi penembakan (Foto: Charlie Miller /The Post-Standard via AP)
Minneapolis -

Insiden penembakan kembali terjadi di pusat kota Minneapolis, Amerika Serikat. Akibatnya dua orang pria tewas dan delapan orang lainnya luka-luka.

Seperti dilansir CNN, Minggu (23/5/2021), menurut Departemen Kepolisian Minneapolis (MPD), dari delapan korban yang terluka dan dibawa ke rumah sakit, 7 mengalami luka yang tidak mengancam jiwa, sementara 1 lainnya dalam kondisi kritis. Penembakan terjadi pada Sabtu (22/5) dini hari waktu setempat.

Kepolisian berhasil mengamankan salah satu pelaku penembakan. Pelaku kini sudah ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

"Jawan Contrail Carroll (23) ditangkap di Bloomington, Minnesota, atas kemungkinan menyebabkan pembunuhan dan kini sudah dibawa ke Penjara Hennepin," kata juru bicara MPD John Elder kepada CNN Sabtu malam waktu setempat.

Menurut catatan penjara, belum ada pengacara yang ditunjuk untuk Carroll. Dirinya juga masih belum dituntut secara resmi.

"Dia satu-satunya tersangka," kata Elder.

Elder mengatakan polisi yakin penembak lainnya adalah salah satu dari dua pria yang terbunuh.

"Konfrontasi verbal kemungkinan besar menjadi penyebab penembakan," kata polisi.

"Ada dua orang bertengkar di daerah North First Avenue, mereka kemudian mengeluarkan senjata dan mulai saling menembak," tambah polisi.

Menurut pengakuan pekerja bar setempat, sekitar jam 2 pagi, ia mendengar suara tembakan dan berlari menuju sumber suara. Saat tiba, dua pria sudah tewas akibat luka-luka yang dideritanya.

"Tindakan kekerasan bersenjata yang tidak masuk akal ini harus dihentikan. Pelaku kejahatan ini tidak boleh menemukan perlindungan atau anonimitas di komunitas kami," kata Kepala Polisi Minneapolis Medaria Arradondo dalam pernyataan tertulis, Sabtu (22/5).

Polisi sedang meninjau rekaman kamera CCTV dan mewawancarai para saksi.

Menurut polisi, 10 orang yang ditembak terdiri dari lima pria dan lima wanita. Nama-nama korban serta penyebab kematian akan dirilis oleh pemeriksa medis dalam beberapa hari mendatang.

Diketahui satu dari dua korban yang terbunuh dijadwalkan menjalani upacara kelulusan pada hari yang sama dengan penembakan. Korban diidentifikasi sebagai Charlie Johnson, mahasiswa teknik mesin dari Universitas St. Thomas di St. Paul, Minnesota, AS.

(izt/imk)