Tragis! Bocah TK Tewas dalam Penembakan di Jalan Raya AS

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 17:08 WIB
The death of a deaf man who was shot after a North Carolina Highway Patrol officer tried to pull him over for speeding is being investigated (AFP Photo/Joshua Lott)
Ilustrasi (dok. AFP Photo/Joshua Lott)
California -

Seorang bocah berusia 6 tahun tewas dalam insiden penembakan di ruas jalanan Orange County, California, Amerika Serikat (AS). Penembakan ini diduga dipicu oleh perselisihan yang terjadi di jalan raya setempat.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (22/5/2021), Patroli Jalan Raya California (CHP) dalam pernyataannya menyebut bocah laki-laki itu sedang duduk di dalam mobil yang dikemudikan ibundanya saat penembakan terjadi pada Jumat (21/5) pagi waktu setempat.

Florentino Olivera dari CHP menyatakan bocah itu duduk di kursi booster yang ada di kursi belakang mobil ibundanya yang melaju di ruas jalanan 55 Freeway, Orange County. Bocah laki-laki itu tiba-tiba terkena tembakan saat terjadi 'semacam insiden perselisihan di jalanan' yang melibatkan pengendara lainnya.

Olivera menuturkan kepolisian tidak tahu ada berapa banyak peluru yang ditembakkan dan apa yang memicu penembakan itu. "Kami tidak memiliki detail soal apa yang terjadi," ucapnya.

Usai terkena tembakan, bocah itu segera dilarikan ke rumah sakit setempat namun sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal dunia. Ibunda bocah itu tidak mengalami luka sedikitpun.

Laporan ABC News menyebut bahwa bocah itu diidentifikasi oleh keluarganya sebagai Aiden Leos (6) yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) Calvary Chapel Yorba Linda. Pihak keluarga menuturkan bahwa Aiden sedang diantar ke sekolah oleh ibundanya saat penembakan fatal ini terjadi.

"Dia (ibunda Aiden) bergerak ke sisi kanan untuk menjauhi orang ini, dan seperti Anda lihat jika Anda memeriksanya online dan melihat foto-fotonya, ada satu tembakan peluru di bagasi yang menembus bagian dalam bagasi dan mengenai keponakan saya," tutur paman Aiden, John J Cloonan III.