Arab Saudi Akui Berunding dengan Iran untuk Redakan Ketegangan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 11:11 WIB
A Saudi flag flutters atop Saudi Arabias consulate in Istanbul, Turkey October 8, 2018. REUTERS/Murad Sezer
Ilustrasi (dok. REUTERS/Murad Sezer)
Riyadh -

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengonfirmasi bahwa perundingan langsung tengah digelar antara Saudi dan Iran, yang selama ini bermusuhan. Disebutkan bahwa perundingan kedua negara bertujuan meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Seperti dilansir Al-Arabiya News, Sabtu (8/5/2021), konfirmasi itu disampaikan oleh Kepala Perencanaan Kebijakan pada Kementerian Luar Negeri Saudi, Duta Besar Rayed Krimly, dalam wawancara eksklusif dengan Reuters pada Jumat (7/5) waktu setempat. Saudi sebelumnya membantah berunding dengan Iran.

Komentar dari Krimly ini menjadi konfirmasi publik pertama dari Saudi bahwa kedua negara yang memutuskan hubungan sejak tahun 2016 itu tengah menggelar perundingan langsung. Namun tidak disebutkan secara spesifik kapan dan di mana perundingan itu digelar.

"Mengenai pembicaraan antara Saudi-Iran saat ini, itu bertujuan mencari cara untuk mengurangi ketegangan di kawasan," tutur Krimly kepada Reuters.

"Kami berharap itu bisa berhasil, tapi masih terlalu dini, dan prematur, untuk mencapai kesimpulan definitif. Evaluasi kami akan didasarkan pada perbuatan yang dapat diverifikasi, dan bukan proklamasi," jelasnya.

Krimly menolak untuk memberikan informasi detail soal perundingan Saudi dan Iran itu. Namun sejumlah pejabat kawasan dan sumber-sumber menuturkan kepada Reuters bahwa perundingan difokuskan pada masalah konflik Yaman dan kesepakatan nuklir tahun 2015 antara Iran dengan negara-negara kekuatan dunia.

Pada Rabu (5/5) lalu, Presiden Irak Barham Salih mengungkapkan bahwa Baghdad telah menjadi tuan rumah untuk perundingan antara Saudi dan Iran lebih dari satu putaran.

Simak juga 'Arab Saudi Tawarkan Perdamaian ke Houthi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2