Bertambah, 212 Orang Ditahan Polisi Turki karena Coba Gelar Aksi May Day

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 03:59 WIB
Pro-Islamist demonstrators shout slogans during a protest in support of Palestinians and against the U.S. moving its embassy to Jerusalem, in Istanbul, Turkey May 14, 2018. REUTERS/Osman Orsal
Ilustrasi, demo May Day di Turki (Foto: Reuters)
Ankara -

Massa yang ditahan polisi Turki karena mencoba menggelar aksi May Day atau hari buruh bertambah. Kini sudah ada sekitar 212 orang yang ditahan.

Dilansir AFP, sejumlah massa ditangkap polisi saat berjalan menuju Taksim Square. Beberapa orang yang berkeliaran di Istiklal Avenue diduga akan ikut protes May Day juga ditangkap.

Polisi Turki memukul mundur massa dengan menggunakan perisai. Sementara itu, petugas lainnya menyeret paksa massa.

Turki telah berada di bawah lockdown (penguncian) penuh sejak 29 April, dengan gelombang ketiga virus Corona menyebabkan rekor jumlah kematian harian.

Data resmi menunjukkan, sekitar 394 orang meninggal karena COVID-19 di Turki pada hari Jumat (30/4) waktu setempat.

Taksim telah menjadi titik kerusuhan pada May Day, dengan bentrokan yang sering terjadi sejak 34 orang tewas di sana pada tanggal 1 Mei 1977 selama periode yang tidak stabil dalam sejarah Turki modern.

Media lokal melaporkan, sedikitnya 11 orang juga ditahan di Ankara, ibu kota Turki setelah mencoba mengadakan demonstrasi May Day.

Simak juga video 'Disebut Diktator oleh PM Italia, Erdogan: Sangat Tidak Sopan!':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)