Hasut Serangan ke Warga Prancis, 3 Orang Ditangkap Polisi Spanyol

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 15:00 WIB
Ilustrasi penjara
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Fahroni)
Madrid -

Kepolisian Spanyol menangkap tiga orang yang dicurigai menghasut serangan terhadap warga dan kepentingan Prancis. Tindak penghasutan itu dilakukan setelah majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, mempublikasi ulang karikatur Nabi Muhammad.

Seperti dilansir AFP, Jumat (30/4/2021), ketiga tersangka itu ditangkap dalam penggerebekan di wilayah Granada pada Selasa (27/4) pagi waktu setempat, setelah Kepolisian Spanyol melakukan penyelidikan selama enam bulan.

Disebutkan Kepolisian Spanyol bahwa keseriusan ancaman itu 'menunjukkan risiko yang jelas bagi keamanan publik, tidak hanya di Spanyol tapi juga di Prancis'.

Identitas ketiga tersangka tidak diungkap ke publik. Namun kepolisian Spanyol menyebut ketiga tersangka yang ditangkap itu 'sangat teradikalisasi'.

Dijelaskan kepolisian bahwa mereka menggunakan media sosial secara ekstensif untuk 'mendorong aksi teror dan kekerasan terhadap individu dan institusi Prancis' Polisi menyebut ketiga tersangka menggunakan sejumlah akun berbeda dengan nyaris 19.000 follower dalam upaya penghasutannya

Penyelidikan kasus ini dimulai pada Oktober tahun lalu, atau sebulan setelah Charlie Hebdo mempublikasikan ulang karikatur Nabi Muhammad, yang memicu serangan mematikan di kantornya pada Januari 2015 lalu.

Polisi awalnya menemukan sejumlah video yang beredar secara online yang isinya mendorong 'ancaman sangat serius dan kejam, terutama terhadap orang-orang dan kepentingan Prancis'.

"Usai publikasi ulang karikatur Nabi Muhammad oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, para tersangka memposting sejumlah video pada akun media sosial mereka yang mengancam untuk membunuh dan membenarkan tindak kekerasan untuk membalas publikasi itu," sebut Kepolisian Spanyol.

Simak video 'Polisi Spanyol Ungkap Pengedaran Narkoba di Kapal Selam':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2