Turki Ingin Perbaiki Hubungan dengan Arab Saudi, Hormati Putusan Khashoggi

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 17:58 WIB
Turkish President Recep Tayyip Erdogan (R) poses with King Salman bin Abdulaziz Al Saud of Saudi Arabia (L) during the family photo of the 13th Organization of Islamic Cooperation (OIC) Summit at Istanbul Congress Center (ICC) on April 14, 2016. - Turkish President Recep Tayyip Erdogan on Thursday hosts over 30 heads of state and government from Islamic countries in Istanbul for a major summit aimed at overcoming differences in the Muslim world. Turkey seeks to showcase its influence in the Muslim world, particularly in lands once controlled by the Ottoman Empire, at the two-day summit of the Organisation of Islamic Cooperation (OIC). (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Ilustrasi -- Momen saat Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, dan Erdogan saat menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, tahun 2016 (dok. AFP/OZAN KOSE)
Ankara -

Otoritas Turki menyatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Arab Saudi, yang tegang akibat kasus pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi. Dinyatakan otoritas Turki bahwa pihaknya kini menghormati putusan pengadilan Saudi untuk kasus Khashoggi.

Seperti dilansir Arab News, Selasa (27/4/2021), hal tersebut disampaikan oleh Ibrahim Kalin yang merupakan juru bicara dan penasihat Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam pernyataan pada Senin (26/4) waktu setempat.

Perdagangan antara kedua negara menurun hingga 98 persen sejak tahun lalu, menyusul pemboikotan tidak resmi terhadap barang-barang Turki oleh kalangan bisnis di Saudi merespons apa yang mereka sebut sebagai sikap permusuhan dari Ankara.

Kalin menyatakan harapan otoritas Turki agar pemboikotan itu dicabut oleh Saudi.

"Kami akan mencari cara untuk memperbaiki hubungan dengan agenda lebih positif dengan Arab Saudi juga," cetus Kalin dalam wawancara dengan Reuters.

Disebutkan oleh Kalin bahwa kepresidenan Turki menyambut baik persidangan di Arab Saudi yang tahun lalu menjatuhkan hukuman antara 7 tahun hingga 20 tahun penjara terhadap delapan orang, atas pembunuhan Khashoggi.

"Mereka memiliki pengadilan. Persidangan telah digelar. Mereka telah menjatuhkan putusan jadi kami menghormati putusan itu," ucap Kalin.

Lihat juga video 'Cekcok Menlu Turki-Yunani di Konferensi Pers':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2