International Updates

AS Bantu Cari KRI Nanggala-402, Rekor 332 Ribu Kasus Corona Sehari di India

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 17:25 WIB
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1) (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/foc/17)
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1) (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/foc/17)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) akan membantu Indonesia dalam pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang. Rekor dunia kembali dicetak India dengan mencatat lebih dari 332 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari.

Pentagon menyatakan AS mengirimkan tim dan pesawat militer untuk membantu upaya pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang saat melakukan latihan di perairan Bali pada Rabu (21/4) waktu setempat.

Dengan mencatat lebih dari 332 ribu kasus dalam 24 jam terakhir, India mencetak rekor dunia untuk jumlah kasus harian Corona tertinggi selama dua hari berturut-turut.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (23/4/2021):

- AS Kirim Pesawat Militer Bantu Indonesia Cari KRI Nanggala-402

Militer Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan tim dan pesawat militer untuk membantu Indonesia dalam pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang masih hilang.

Seperti dilansir AFP, Jumat (23/4/2021), hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, John Kirby, dalam pernyataannya.

Disebutkan Kirby bahwa Departemen Pertahanan AS 'sangat sedih' saat mendengar kabar hilangnya kapal selam Indonesia yang membawa 53 awak di dalamnya pada Rabu (21/4) waktu setempat saat melakukan latihan di perairan Bali.

- Kanada Setop Penerbangan dari India-Pakistan Demi Cegah Corona Menggila

Otoritas Kanada menangguhkan seluruh penerbangan pesawat penumpang dari India dan Pakistan selama 30 hari ke depan. Langkah ini diambil di tengah lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) yang terdeteksi di kalangan pelancong yang tiba dari kedua negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Jumat (23/4/2021), keputusan menangguhkan seluruh pesawat penumpang dari India dan Pakistan itu diumumkan Menteri Transportasi Kanada, Omar Alghabra, dalam konferensi pers pada Kamis (22/4) waktu setempat.

Penangguhan penerbangan dari India dan Pakistan ini akan mulai berlaku secara efektif pada Kamis (22/4) malam, sekitar pukul 23.30 waktu setempat.

Selanjutnya
Halaman
1 2