Rusia Setop Latihan Militer di Perbatasan Ukraina yang Picu Ketegangan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 12:17 WIB
The Russian defence ministry released dramatic footage of the land and sea manoeuvres Vadim Savitsky Russian Defence Ministry/AFP
Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman manuver darat dan laut saat latihan militer di perbatasan Ukraina (Vadim Savitsky/Russian Defence Ministry/AFP)
Moskow -

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, memerintahkan diakhirinya latihan militer di perbatasan Ukraina yang melibatkan puluhan ribu tentara dan puluhan kapal perang. Latihan militer Rusia itu telah meningkatkan ketegangan dengan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir AFP, Jumat (23/4/2021), pengumuman ini disampaikan setelah Presiden Vladimir Putin mengundang Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk berunding di Moskow setelah berminggu-minggu terjadi pertempuran antara tentara Ukraina dan separatis pro-Rusia di wilayah Ukraina bagian timur.

Menhan Shoigu, pekan ini, mengawasi latihan militer besar-besaran di Crimea, yang dicaplok Rusia dari Ukraina tahun 2014 lalu.

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya menuturkan kepada kantor berita Interfax bahwa sekitar 10 ribu tentara dan lebih dari 40 kapal perang dilibatkan dalam latihan militer ini.

Dalam momen itu, Shoigu mengumumkan bahwa tentara-tentara Rusia akan kembali ke pangkalan militer masing-masing mulai Jumat (23/4) waktu setempat.

"Pasukan telah menunjukkan kemampuan mereka untuk memastikan perlindungan yang bisa diandalkan bagi negara kita," cetus Shoigu usai mengudara dengan helikopter di atas lokasi latihan militer di pegunungan Opuk, Crimea.

"Saya telah mengambil keputusan untuk mengakhiri pemeriksaan di Selatan dan distrik militer Barat," ujarnya, merujuk pada pengerahan tentara di perbatasan.

Tonton juga Video: Erdogan Serukan Konflik Rusia-Ukraina Diselesaikan Secara Damai

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2