Polisi Bangladesh Tembaki Demonstran di Proyek China, 5 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 17:19 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
ilustrasi (Foto: AFP)

Aktivis HAM mengatakan pembangkit listrik SS Power One tersebut, yang 70 persen sahamnya dimiliki oleh perusahaan S. Alam Group, tidak memenuhi standar dampak lingkungan dan dibangun tanpa konsultasi publik.

Ini adalah salah satu investasi terbesar yang dilakukan oleh perusahaan China di Bangladesh. Kesepakatan itu adalah salah satu dari banyak kesepakatan yang diumumkan ketika Presiden Xi Jinping berkunjung ke Bangladesh pada tahun 2016.

Direktur Eksekutif S. Alam, Subrata Kumar Bhowmick mengatakan pembangkit listrik tersebut telah selesai 40 persen dan sekitar 3.000 pekerja konstruksi dipekerjakan di sana.

Menurut dua pejabat perusahaan yang enggan disebut namanya, seorang kontraktor China mempekerjakan para pekerja.

Halaman

(ita/ita)