Prancis Tetapkan Batas Usia 15 Tahun untuk Hubungan Seks Konsensual

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 11:11 WIB
Majelis rendah parlemen Prancis telah menyetujui undang-undang yang melarang diskriminasi berdasarkan aksen seseorang, menyebut praktik tersebut sebagai
Ilustrasi -- Parlemen Prancis (dok. Philippe LOPEZ AFP/File)
Paris -

Parlemen Prancis meloloskan undang-undang (UU) yang menetapkan batas usia minimum 15 tahun untuk hubungan seksual secara konsensual. Langkah ini disebut 'bersejarah' oleh Menteri Kehakiman di negara yang cenderung memiliki sikap permisif tradisional soal seks ini.

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/4/2021), Majelis Nasional Prancis meloloskan UU itu dengan suara bulat di tengah maraknya tuduhan pelecehan seksual dan inses yang disebut sebagai gelombang kedua untuk gerakan #MeToo di negara tersebut.

UU yang diloloskan parlemen itu menetapkan bahwa hubungan seks dengan anak berusia di bawah 15 tahun akan dianggap sebagai tindak pemerkosaan, yang bisa dihukum maksimum 20 tahun penjara, kecuali ada perbedaan usia yang kecil antara kedua pasangan.

Langkah ini menjadikan Prancis sejalan dengan kebanyakan negara-negara Barat lainnya, setelah bertahun-tahun dilakukannya kampanye oleh para korban pelecehan seksual.

Dalam kasus inses, batasan usianya ditetapkan 18 tahun.

"Kita tidak menyentuh anak-anak," tegas Menteri Kehakiman Prancis, Eric Dupond-Moretti, dalam komentarnya. "Tidak ada penyerang dewasa yang akan menjadikan persetujuan anak di bawah umur sebagai alasan," ujarnya.

Dupond-Moretti menyebut UU ini sebagai 'langkah bersejarah'.

Tonton juga Video: Kasus Corona di Prancis Melonjak, Kematian Capai 100 Ribu Jiwa

[Gambas:Video 20detik]