Warga India Memenuhi Tepi Sungai Gangga di Tengah Lonjakan Corona

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 11:25 WIB
Perayaan festival keagamaan India di Sungai gangga
Warga India memenuhi tepi Sungai Gangga demi mengikuti perayaan festival keagamaan Kumbh Mela (Foto: AP Photo/Karma Sonam)d
New Delhi -

Semakin banyak umat Hindu di India yang memenuhi tepi Sungai Gangga sejak festival keagamaan Kumbh Mela digelar mulai Senin (12/4) waktu setempat. Ratusan ribu orang berdesak-desakan dan mengabaikan aturan social distancing di tengah lonjakan tajam kasus virus corona (COVID-19).

Seperti dilansir The Associated Press, Selasa (13/4/2021), festival Kumbh Mela, atau festival kendi, adalah salah satu ritual paling suci dalam agama Hindu. Umat Hindu berkumpul di kota utara Haridwar dan mandi di air Sungai Gangga, yang diyakini akan membebaskan mereka dari dosa-dosa.

Kumbh Mela, yang berlangsung hingga April mendatang, digelar saat terjadi lonjakan tinggi kasus Corona di India, dengan seminggu terakhir rata-rata mencapai lebih dari 130.000 kasus baru per hari. Banyak rumah sakit di negara ini mulai kewalahan dengan pasien COVID-19.

Diketahui bahwa Perdana Menteri (PM) Narendra Modi dan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa, mengizinkan festival ini digelar karena tidak mau membuat marah umat Hindu, yang merupakan pendukung terbesar partai tersebut.

Per hari Senin (12/4) waktu setempat, India menggeser posisi Brasil menjadi negara terparah kedua di dunia terkait kasus infeksi COVID-19.

Di tengah kekhawatiran festival Kumbh Mela bisa berubah menjadi acara superspreader Corona, Kepala Menteri Negara Bagian Uttarakhand, Tirath Singh Rawat, pekan lalu mengatakan "iman kepada Tuhan akan mengatasi ketakutan akan virus."

Pakar kesehatan setempat telah mengimbau agar festival itu dibatalkan, tetapi pemerintah tetap melanjutkan dengan mengatakan aturan keselamatan akan dipatuhi. Ada kekhawatiran bahwa orang-orang dapat terinfeksi dan kemudian membawa virus itu kembali ke kota dan desa mereka usai festival berakhir.

Otoritas wilayah Haridwar mengatakan durasi festival telah dipersingkat dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi sangat sulit untuk menerapkan langkah-langkah social distancing. Disebutkan juga bahwa tes COVID-19 dilakukan bagi mereka yang memasuki area tersebut.

"Kami terus mengimbau orang-orang untuk mengikuti protokol kesehatan COVID-19. Tapi karena kerumunan yang besar, hal itu praktis tidak memungkinkan," kata perwira polisi senior setempat, Sanjay Gunjyal.

Tonton Video: Lonjakan Kasus COVID-19, India Lakukan Vaksinasi di Desa Terpencil

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2