India Geser Brasil, Catat Kasus Corona Terbanyak Kedua di Dunia

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:29 WIB
Covid-19: Bagaimana India memburu varian virus corona yang mengkhawatirkan
Ilustrasi (Foto: BBC World)
Jakarta -

India telah menggeser posisi Brasil sebagai negara dengan jumlah kasus infeksi virus Corona (COVID-19) tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Per Senin (12/4), Kementerian Kesehatan India melaporkan rekor mencapai 168.912 kasus infeksi COVID-19 dalam sehari.

Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (12/4/2021) menurut data yang dikumpulkan Reuters, total kasus COVID-19 India mencapai 13,53 juta, melampaui Brasil dengan jumlah 13,45 juta kasus. Sementara itu, Amerika Serikat berada di urutan pertama dengan jumlah mencapai 31,2 juta kasus.

Lebih lanjut, total kematian harian di India mencapai 904 kasus, sehingga jumlah total menjadi 170.179 kematian sejak pandemi dimulai.

Pihak berwenang menyalahkan peningkatan infeksi virus akibat banyaknya kerumunan dan ketidakpatuhan masyarakat untuk memakai masker.

Meski angka penularan terus naik, banyak pertemuan keagamaan terus dilakukan. Bahkan dalam kampanye pemilihan umum yang dilakukan Perdana Menteri Narendra Modi dan Menteri Dalam Negeri Amit Shah beberapa waktu lalu, ratusan ribu orang yang hadir kebanyakan tidak menggunakan masker bahkan hampir tidak ada yang melakukan social distancing.

Pemerintah India sangat ingin menghindari lockdown tahap dua, namun banyak negara bagian mengambil keputusan tersebut.

Salah satunya wilayah yang paling parah terdampak COVID-19, Maharashtra dan di ibukota Mumbai, restoran-restoran ditutup dan pertemuan publik lebih dari lima orang dilarang.

Kementerian Kesehatan India mengatakan peningkatan kasus telah menyebabkan "lonjakan permintaan" obat COVID-19, Remdesivir sehingga memaksa pemerintah India memberlakukan larangan ekspor obat tersebut.

Menurut penelitian yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), obat itu disebut "sedikit atau tidak berpengaruh" pada kasus kematian COVID-19.

(izt/ita)