Houthi Tembakkan 17 Drone-2 Rudal ke Kilang Minyak Arab Saudi

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 16:47 WIB
FILE - In this Sept. 21, 2019, file photo, Shiite Houthi tribesmen hold their weapons as they chant slogans during a tribal gathering showing support for the Houthi movement, in Sanaa, Yemen. The United Nations Human Rights Office of the High Commissioner replaced its chief in Yemen, Elobaid Ahmed Elobaid, nearly nine months after the Houthis who control northern Yemen denied him entry, documents dated Tuesday, June 9, 2020 obtained by The Associated Press show. (AP Photo/Hani Mohammed, File)
Ilustrasi -- Pemberontak Houthi (dok. AP Photo/Hani Mohammed, File)
Sanaa -

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kembali melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi. Kali ini, Houthi mengklaim menembakkan belasan drone dan rudal balistik ke target-target Saudi.

Seperti dilansir Reuters, Senin (12/4/2021), juru bicara Houthi, Yahya Sarea, dalam pernyataannya via Twitter mengumumkan bahwa sayap militer Houthi mengerahkan 17 drone bersenjata dan menembakkan dua rudal balistik ke sejumlah target di wilayah Saudi.

Dituturkan Sarea bahwa salah satu target serangan adalah kilang-kilang minyak Saudi Aramco di wilayah Jubail dan Jeddah.

Diklaim juga bahwa Houthi menargetkan 'situs-situs militer sensitif' di wilayah Saudi bagian selatan, termasuk wilayah Khamis Mushait dan Jazan.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari otoritas Saudi terkait klaim Houthi ini.

Pihak Saudi Aramco, yang merupakan perusahaan minyak negara, menyatakan akan segera memberikan respons saat dihubungi Reuters.

Koalisi pimpinan Saudi diketahui melakukan intervensi terhadap konflik di Yaman sejak tahun 2015. Koalisi ini bertempur melawan Houthi demi membantu pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, yang diusir Houthi dari ibu kota Sanaa.

Serangan Houthi semakin meningkat beberapa waktu terakhir, dengan pada Minggu (11/4) waktu setempat, otoritas Saudi mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan enam drone bersenjata yang dikerahkan Houthi ke wilayahnya.

(nvc/ita)