Dianggap Gagal Cegah Kasus Corona, Pejabat China Dipecat

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 17:14 WIB
Tim peneliti WHO mendatangi Wuhan,China, untuk selidiki asal-usul virus Corona. Salah satu lokasi yang ddatangi tim peneliti WHO adalah Pasar Baishazhou.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Ng Han Guan)
Beijing -

Seorang pejabat tinggi Partai Komunis di sebuah kota perbatasan China, dekat wilayah Myanmar, dipecat dari jabatannya karena dianggap gagal mencegah kemunculan wabah baru virus Corona (COVID-19) dalam beberapa bulan terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (8/4/2021), Gong Yunzun dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Partai Komunis wilayah kota Ruili, yang berbatasan dengan Myanmar.

Pemerintah Provinsi Yunnan, yang menjadi lokasi kota Ruili, menyatakan Gong telah melakukan 'kelalaian tugas yang serius' dengan kegagalannya mencegah kemunculan kasus Corona di kota tersebut dalam beberapa bulan ini.

Dalam pernyataannya pada Kamis (8/4) waktu setempat, pemerintah Provinsi Yunnan menyebut tiga wabah Corona yang terpisah muncul dalam periode waktu enam bulan di kota Ruili.

Wabah-wabah itu, yang termasuk sebuah klaster penularan yang muncul pekan lalu, disebut telah 'berdampak parah' terhadap upaya pencegahan epidemi dari otoritas Yunnan dan pemerintah China, serta membahayakan pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Yunnan.

Ditegaskan pemerintah Provinsi Yunnan bahwa pemecatan Gong seharusnya menjadi peringatan bagi para pejabat lainnya.

Kabar pemecatan Gong ini diumumkan saat otoritas China melaporkan 24 kasus baru Corona sepanjang Rabu (7/4) waktu setempat. Dari kasus-kasus baru itu, sekitar 11 kasus di antaranya merupakan penularan lokal Corona di wilayah Yunnan.

Selanjutnya
Halaman
1 2