China Hukum Mati Dua Mantan Pejabat Uighur di Xinjiang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 10:42 WIB
Palu Hakim. Ari Saputra. Ilustrasi
ilustrasi (Foto: Ari Saputra)

Pengadilan mengatakan buku teks tersebut telah mempengaruhi beberapa orang untuk berpartisipasi dalam serangan di ibu kota Xinjiang, Urumqi, termasuk kerusuhan yang mengakibatkan sedikitnya 200 kematian pada tahun 2009. Yang lainnya menjadi "anggota kunci dari kelompok separatis" yang dipimpin oleh mantan dosen perguruan tinggi Ilham Tohti - seorang ekonom Uighur yang dipenjara seumur hidup atas tuduhan separatisme pada tahun 2014.

Kelompok-kelompok hak asasi percaya setidaknya satu juta orang Uighur dan sebagian besar minoritas Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang.

Pemerintah AS mengatakan genosida telah dilakukan pada Uighur dan minoritas Muslim lainnya di wilayah tersebut. Namun, Beijing membantah semua tuduhan pelanggaran dan bersikeras bahwa kebijakannya di Xinjiang diperlukan untuk melawan ekstremisme kekerasan.


(ita/ita)