Iran Dakwa 10 Pejabat terkait Penembakan Pesawat Penumpang Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 18:25 WIB
Otoritas Iran akhirnya memberikan pengakuan mengenai jatuhnya pesawat maskapai Ukraina di Iran. Mereka mengaku telah tak sengaja menembak jatuh pesawat tersebut.
Puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh Iran (dok. AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Teheran -

Otoritas Iran mendakwa 10 pejabat terkait kasus ditembak jatuhnya sebuah pesawat penumpang maskapai Ukraina pada Januari 2020 lalu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/4/2021), laporan yang dirilis jaksa militer Iran bulan lalu menyebutkan bahwa otoritas penerbangan sipil menyalahkan radar yang misaligned atau tidak menampilkan posisi yang tepat dan menyebut kesalahan oleh seorang operator pertahanan udara sebagai penyebab insiden itu.

Ukraina dan Kanada, yang merupakan asal negara dari kebanyakan korban tewas, mengkritik laporan itu dan menyebutnya tidak cukup.

"Dakwaan telah diterbitkan untuk 10 pejabat yang terlibat dalam kecelakaan pesawat Ukraina... dan keputusan yang diperlukan akan diambil di pengadilan," sebut jaksa militer untuk Provinsi Teheran, Gholam Abbas Torki, seperti dikutip kantor berita ISNA.

Tidak disebutkan lebih lanjut oleh Torki soal identitas 10 pejabat yang dijerat dakwaan tersebut.

Diketahui bahwa pesawat Ukraine International Airlines dengan nomor penerbangan PS752 jatuh tak lama setelah lepas landas dari Teheran pada 8 Januari 2020. Kecelakaan itu menewaskan seluruh 176 penumpang dan awak, termasuk 55 warga Kanada.

Otoritas Iran sempat menyangkal, sebelum akhirnya mengakui bahwa Garda Revolusi Iran telah secara keliru menembak jatuh pesawat jenis Boeing 737-800 yang terbang menuju ke Kiev tersebut. Dua rudal menghantam pesawat penumpang itu dalam selisih waktu 25 detik.

Simak video 'Iran Minta AS Cabut Seluruh Sanksi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2