Polisi AS Pastikan Penyerangan di Gedung Capitol Tak Terkait Terorisme

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 04:05 WIB
Washington D.C -

Penyerangan terhadap dua petugas kepolisian terjadi di dekat Gedung Capitol Amerika Serikat (AS). Penyerangan yang menewaskan seorang polisi dan pelaku itu disebut tidak terkait aksi terorisme.

Dilansir AFP, Sabtu (3/4/2021), penyerangan dengan menabrakan mobil oleh orang tak dikenal kepada 2 petugas polisi Capitol AS terjadi di luar gedung. Usai menabrakan mobil, pelaku sempat keluar dan menyerang petugas kepolisian dengan pisau.

Upaya pelaku pun digagalkan usai petugas kepolisian melepaskan tembakan ke arah pelaku. Akibat penyerangan itu, dua polisi Capitol AS beserta pelaku dibawa ke rumah sakit.

Kepala Kepolisian Distrik Columbia, Robert Contee menyebut salah satu petugas kepolisian dan pelaku tewas akibat penyerangan itu. Namun Contee memastikan penyerangan itu tidak terkait aksi terorisme.

"Tampaknya tidak ada kaitannya dengan terorisme," ucapnya kepada wartawan.

Seperti diketahui, Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) dilockdown usai penyerangan terjadi di luar gedung terhadap petugas Kepolisian Capitol AS. Sebanyak 2 polisi dilaporkan diserang dan ditabrak oleh orang tak dikenal.

"(Polisi Capitol AS) menanggapi jalur akses kendaraan North Barricade di sepanjang (Constitution) Avenue untuk laporan seseorang menabrakkan kendaraan ke dua petugas polisi Capitol Amerika Serikat (USCP)," ucap polisi Capitol Amerika Serikat.

Akibat penyerangan tersebut salah satu korban yang merupakan polisi setempat dan pelaku penyerangan dilaporkan tewas.

"Salah satu petugas kami meninggal karena luka-lukanya," ucap Salah satu Pejabat Kepala Kepolisian Capitol AS, Yogananda Pittman.

(maa/maa)