Round-Up

Lagi-lagi Gugatan untuk Trump Gegara Capitol Dilanda Kerusuhan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 07:48 WIB
House of Representatives (HOR) atau DPR AS mulai mempertimbangkan pemakzulan kedua Donald Trump. Ia secara resmi dituduh menghasut pemberontakan dan penyerbuan para pendukungnya di gedung parlemen, Capitol Hill, Rabu (6/1/2021) lalu.
Donald Trump (dok. AP Photo)
Washington DC -

Lagi-lagi, mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, digugat ke pengadilan terkait tuduhan menghasut kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu. Kali ini, gugatan hukum diajukan oleh dua anggota Kepolisian Capitol di Washington DC, AS.

Seperti dilansir AFP, Rabu (31/3/2021), dua polisi Capitol yang bernama James Blassingame dan Sidney Hemby mengajukan gugatan ini ke pengadilan federal di Washington DC pada Selasa (30/3) waktu setempat.

Dalam gugatannya, kedua polisi ini menyatakan telah mengalami 'cedera fisik dan emosional' dalam kerusuhan yang mereka sebut digerakkan oleh Trump, yang saat itu berada dalam masa-masa terakhir kepresidenannya dan menolak menerima kekalahan dalam pilpres.

"Para pemberontak didorong oleh perilaku Trump selama berbulan-bulan dalam membuat para pengikutnya mempercayai tuduhan palsu soal dirinya akan dipaksa keluar Gedung Putih karena adanya kecurangan pemilu besar-besaran," demikian bunyi penggalan gugatan hukum itu.

"Massa pemberontak, yang telah dikobarkan, didorong, dihasut, diarahkan, dan dibantu dan bersekongkol, memaksa masuk dan melewati penggugat dan rekan sesama polisi, mengejar dan menyerang mereka," imbuh gugatan tersebut.

Gugatan itu pada dasarnya menuduh Trump telah mengarahkan dan bersekongkol dalam penyerangan dan pemukulan dan memicu tekanan emosional, menghasut kerusuhan, dan melanggar undang-undang keselamatan publik.

Kedua polisi AS ini meminta pengadilan untuk memerintahkan pembayaran kompensasi wajib masing-masing minimum US$ 75 ribu (Rp 1 miliar) dan hukuman ganti rugi yang jumlahnya tidak disebutkan.

Simak juga 'Usai Dicekal dari Twitter dan Facebook, Trump Siap Bikin Medsos Baru':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2