ADVERTISEMENT

Dikritik 2 Pakar AS Soal Penanganan Corona, Donald Trump Marah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 11:34 WIB
Donald Trump kini dijerat kasus pajak usai lolos dari pemakzulan, bagaimana perkembangan penyelidikannya?
Donald Trump (dok. BBC World)
Washington DC -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, marah dan menyerang dua pakar kesehatan terkemuka AS setelah mereka mengkritik cara penanganan pandemi virus Corona (COVID-19) selama era kepresidenannya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (30/3/2021), dalam pernyataan bernada marah pada Senin (29/3) waktu setempat, Trump melontarkan serangan verbal untuk Anthony Fauci dan Deborah Birx.

"Dua orang yang suka mempromosikan diri, yang mencoba menciptakan kembali sejarah untuk menutup naluri buruk dan rekomendasi yang salah, yang untungnya hampir selalu saya batalkan," sebut Trump merujuk pada Fauci dan Birx.

Lebih lanjut, Trump menuduh Fauci yang memimpin Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) berusaha mengambil kredit untuk pengembangan vaksin Corona. "Mengatur situasi untuk membuat dirinya terlihat sebaik mungkin," cetus Trump merujuk ke Fauci.

Trump menyebut Birx, yang mantan koordinator satuan tugas virus Corona, sebagai 'pembohong yang telah terbukti dengan sedikit kredibilitas yang tersisa'.

Luapan kemarahan Trump ini dilontarkan setelah Fauci mengatakan kepada CNN soal betapa terkejutnya dirinya saat Trump, pada April tahun lalu, menyerukan negara-negara bagian untuk 'membebaskan' diri saat para pakar memohon publik AS mematuhi perintah penutupan bisnis.

Birx dalam sebuah wawancara -- saat dia masih bekerja di Gedung Putih -- menuturkan bahwa dirinya menerima panggilan telepon yang 'sangat tidak nyaman' dari Trump setelah berbicara di depan umum soal penyebaran cepat Corona.

Tonton juga video 'AS Curigai Laporan WHO soal Asal Corona, China: Tak Berdasar':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT