Kemungkinan Gelombang Keempat, Biden Minta Warganya 'Perang' Lawan COVID-19

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 03:00 WIB
US President Joe Biden speaks about the situation in Myanmar in the South Court Auditorium of the Eisenhower Executive Office Building in Washington, DC, on February 10, 2021. - Biden said Wednesday that the United States was taking actions against Myanmars military including freezing their access to US-based assets as he urged generals to relinquish power. (Photo by SAUL LOEB / AFP)
Foto: AFP/SAUL LOEB
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan warganya untuk melakukan pertempuran melawan COVID-19. Hal ini dilakukan karena adanya kemungkinan gelombang keempat di AS.

Dilansir AFP, Selasa (30/3/2021) Biden mengatakan pekerjaan dalam melawan COVID-19 belum selesai. Menurutnya, perang melawan COVID-19 masih jauh dari kemenangan.

"Pekerjaan kami masih jauh dari selesai. Perang melawan COVID-19 masih jauh dari kemenangan," kata Biden dalam pidatonya.

Biden mengatakan virus COVID-19 menyebar dengan cepat, dan kasus kembali meningkat. Dia juga menyinggung prilaku masyarakat yang mengabaikan peringatan terkait virus membuat semakin banyak kasus baru.

"Kita berada dalam perlombaan hidup dan mati dengan virus yang menyebar dengan cepat dengan kasus meningkat lagi, varian baru menyebar," kata Biden.

"Dan sayangnya, beberapa perilaku sembrono yang kita lihat di televisi selama beberapa minggu terakhir, berarti semakin banyak yang baru. Kasus akan datang," tambahnya.

(dwia/dwia)