Pejabat Arab Saudi Bantah Ancam Ahli PBB Terkait Kasus Khashoggi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 17:37 WIB
agnes callamard pelapor khusus pbb
Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard (Foto: AP Photo/Bullit Marquez)
Dubai -

Seorang pejabat senior Arab Saudi membantah bahwa dirinya telah mengancam akan melukai Agnes Callamard, ahli hak asasi manusia yang memimpin penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas pembunuhan jurnalis kawakan Jamal Khashoggi. Bantahan itu disampaikan usai PBB mengonfirmasi laporan tentang ancaman tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (25/3/2021), pada pertemuan Januari 2020 di Jenewa, Swiss, Agnes Callamard, pelapor khusus PBB, mengatakan bahwa ada seorang pejabat Saudi yang mengancamnya jika dia tidak dapat dikendalikan dalam mengikuti penyelidikan atas pembunuhan jurnalis kawakan Saudi tersebut.

Ucapan itu ditafsirkan oleh pejabat PBB sebagai "ancaman kematian". PBB mengkonfirmasi penuturan itu dan menggambarkannya sebagai "ancaman".

Baik Callamard maupun PBB belum mengidentifikasi sosok pejabat Saudi yang disebut melakukan ancaman itu. Sementara itu, Kepala Komisi Hak Asasi Manusia Arab Saudi, Awwad Alawwad, mengidentifikasi dirinya sebagai pejabat yang dimaksud, sembari menyangkal bahwa dia bermaksud mengancam.

"Saya baru saja menyadari bahwa Agnes Callamard dan beberapa pejabat PBB percaya bahwa saya entah bagaimana membuat ancaman terselubung terhadapnya lebih dari setahun yang lalu," tulis Alawwad melalui Twitter.

"Meskipun saya tidak dapat mengingat percakapan persisnya, saya tidak akan pernah menginginkan atau mengancam akan melukai seseorang yang ditunjuk oleh PBB, atau siapa pun dalam hal ini," katanya.

Dia menggambarkan dirinya sebagai pembela HAM dan berkata: "Saya kecewa karena apa pun yang saya katakan dapat ditafsirkan sebagai ancaman."

Selanjutnya
Halaman
1 2