Pejabat PBB Diancam Arab Saudi Soal Kasus Pembunuhan Khashoggi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 10:27 WIB
agnes callamard pelapor khusus pbb
Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard (Foto: AP Photo/Bullit Marquez)
Jenewa -

Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkonfirmasi keakuratan pernyataan yang diterbitkan ahli independen terkait ancaman terhadap pelapor khusus PBB, Agnes Callamard. Disebutkan bahwa Callamard mendapatkan ancaman dari seorang pejabat senior Arab Saudi terkait kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (25/3/2021) dalam surat kabar The Guardian yang dimuat pada Selasa (23/3), Agnes Callamard mengatakan bahwa ada seorang pejabat Saudi yang mengancamnya jika dia tidak dapat dikendalikan dalam mengikuti penyelidikan atas pembunuhan jurnalis kawakan Saudi tersebut.

"Kami mengkonfirmasi bahwa rincian dalam cerita The Guardian tentang ancaman yang ditujukan pada Agnes Callamard adalah akurat," kata juru bicara hak asasi manusia PBB, Rupert Colville dalam balasan email kepada Reuters.

"Kantor hak asasi manusia PBB telah memberi tahu Callamard tentang ancaman tersebut dan juga memberi tahu Badan Keamanan dan otoritas PBB," imbuhnya.

Callamard menceritakan kepada The Guardian bahwa ancaman itu disampaikan saat pertemuan antara para pejabat Saudi dengan PBB di Jenewa, Swiss pada Januari 2020 lalu. Dia diberitahu tentang insiden itu oleh seorang rekannya di PBB. "Ancaman kematian. Begitulah yang bisa dipahami," kata Callamard dalam laporan tersebut.

Diketahui bahwa pada Oktober 2018, Callamard memimpin penyelidikan PBB atas pembunuhan Khashoggi oleh agen-agen Saudi di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Dia mengeluarkan laporan pada 2019 yang menyimpulkan ada "bukti kredibel" bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan para pejabat senior Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Washington Post itu.

Callamard menyerukan negara-negara di dunia ini untuk memperluas sanksi-sanksi dengan menyertakan MBS dan aset-aset pribadinya.

Simak juga 'Amerika Serikat Tak Beri Sanksi ke MBS':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2