Round Up

Anjangsana Perdana Menhan Paman Sam ke Asia Demi Unjuk Gigi ke China

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 05:33 WIB
FILE - In this Sept. 16, 2015, photo, U.S. Central Command Commander Gen. Lloyd Austin III, testifies on Capitol Hill in Washington. Biden will nominate retired four-star Army general Lloyd J. Austin to be secretary of defense. Thats according to three people familiar with the decision who spoke on condition of anonymity because the selection hadnt been formally announced. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)
Menhan AS, Lloyd Austin (Foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)
Jakarta -

Kunjungan pertama Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin akan dilakukan ke negara-negara di benua Asia untuk meningkatkan kerja sama militer dengan sekutu. Kunjungan itu juga dilakukan untuk melawan ancaman China.

"Ini semua tentang aliansi dan kemitraan," kata Lloyd, seperti dilansir AFP, Minggu (14/3/2021).

"Ini juga tentang meningkatkan kemampuan," tambahnya, mengingat bahwa sementara AS fokus pada perjuangan anti-teroris di Timur Tengah, China sedang berusaha memodernisasi tentaranya.

Dalam kunjungan pertamanya sebagai Menhan AS, Lloyd akan berangkat melalui Hawaii, pusat komando militer AS untuk wilayah Indo-Pasifik. Perjalanannya juga akan mencakup pertemuan dengan sekutu utama di Tokyo, New Delhi dan Seoul.

Lloyd mengatakan tujuan AS kini untuk memastikan negaranya memiliki kemampuan dan rencana operasional untuk dapat menawarkan pencegahan ancaman China atau siapa pun yang ingin melawan AS.

"Keunggulan kompetitif yang kami miliki telah terkikis, namun kami masih mempertahankan keunggulan itu. Kami akan meningkatkan keunggulan itu ke depan." kata Lloyd.

Saat kunjungan ke Tokyo dan Seoul, nantinya, Menhan kulit hitam pertama itu akan bergabung dengan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.

"Salah satu hal yang ingin saya dan Menteri Luar Negeri lakukan adalah mulai memperkuat aliansi itu," katanya. "Ini akan lebih tentang mendengarkan dan belajar, mendapatkan sudut pandang mereka."

Kunjungan para pejabat AS di Asia ini adalah kelanjutan dari pertemuan puncak "Quad" yang belum pernah terjadi sebelumnya. Diketahui 'Quad' adalah sebuah aliansi informal yang lahir pada tahun 2000-an untuk mengimbangi kebangkitan China.

Lihat juga video 'Biden Tunjuk 2 Jenderal Perempuan Calon Pemimpin Komando Militer AS':

[Gambas:Video 20detik]