Mengenaskan, 20 Migran Tewas Tenggelam Usai Dilempar ke Laut

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 13:50 WIB
Greek authorities at the scene, on the port of Preveza, northwestern Greece, Saturday, Jan. 11, 2020. Greeces coast guard says 12 migrants have been found dead in the Ionian Sea and 21 others have been rescued after their boat took in water and sank. Searchers are looking for more survivors. (Andriana Soldatou/mypreveza.gr via AP)
Ilustrasi (Foto: Andriana Soldatou/mypreveza.gr via AP)
Nairobi -

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan setidaknya 20 orang tewas tenggelam setelah para penyelundup melemparkan puluhan migran ke laut saat melintasi wilayah perairan antara Djibouti dan Yaman.

Seperti dilansir AFP, Jumat (5/3/2021), menurut para penyintas, setidaknya ada 200 migran, termasuk anak-anak, dibawa di atas kapal ketika meninggalkan wilayah Oulebi, Djibouti pada Rabu (2/3) dini hari waktu setempat menuju Yaman melintasi Teluk Aden.

"Setelah 30 menit perjalanan, para penyelundup panik karena banyaknya orang yang ada di kapal. Mereka pun melemparkan 80 migran ke laut sebelum kapal kembali ke darat," kata juru bicara regional IOM untuk wilayah Timur dan Tanduk Afrika (Ujung Timur Afrika), Yvonne Ndege.

"Para migran yang berhasil selamat yakin sedikitnya 20 orang telah tewas. Masih ada beberapa yang belum ditemukan. Lima mayat terdampar di darat," kata Ndege kepada AFP.

Mereka yang selamat menerima perawatan medis di kota pelabuhan Djibouti, Obock, titik transit utama bagi ribuan migran Afrika yang berusaha mencapai Teluk.

"Ada kekhawatiran jumlah korban tewas bisa meningkat karena para migran yang selamat tidak dapat menemukan keluarga yang turut serta bersamanya di kapal," kata Ndege.

Menurut IOM, insiden ini adalah ketiga kalinya terjadi di Teluk Aden dalam waktu kurang dari enam bulan. Dua insiden serupa pada Oktober 2020 lalu merenggut nyawa sedikitnya 50 migran.

"Tragedi Rabu (2/3) adalah bukti lebih lanjut bahwa penjahat terus mengeksploitasi orang yang putus asa untuk meningkatkan kehidupan mereka demi keuntungan, terlepas dari konsekuensinya," kata Kepala Misi IOM Djibouti, Stephanie Daviot.

Lihat juga video 'Detik-detik Penyelamatan 365 Imigran di Laut Mediterania':

[Gambas:Video 20detik]