Ribuan Imigran Masuk Kepulauan Canary, Spanyol Perketat Keamanan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 02:39 WIB
Kondisi kamp sementara yang memprihatinkan membuat ratusan imigran di Bosnia terancam tewas membeku. Mereka pun kemudian dipindahkan ke tempat yang lebih layak.
Ilustrasi kamp imigran (Foto: AP Photo)
Kepulauan Canary - Spanyol memperketat keamanan di sekitar Kepulauan Canary pasca 2 ribu imigran masuk ke wilayah tersebut pekan lalu. Menteri Kebijakan Regional, Carolina Darias mengatakan pihaknya telah mendirikan banyak pusat migran.

Darias mengatakan untuk meningkatkan keamanan, pihaknya menambah tiga kapal laut, sebuah pesawat, helikopter hingga kapal selam. Semua armada itu dikerahkan untuk menjaga perairan antara pantai barat Afrika dan Kepulauan Canary.

"Tujuan utama pemerintah ini, dan pemerintah mana pun, adalah untuk menghindari siapa pun yang mempertaruhkan nyawanya untuk naik salah satu kapal ini," kata Darias dilansir dari Reuters, Sabtu (14/11/2020).

Darias menjelaskan pada 2020 ini sudah ada 16 ribu orang yang masuk ke Kepulauan Canary. Mereka telah menantang bahaya dengan mengarungi Samudra Atlantik dari Afrika.

Menurutnya, jumlah tersebut 10 kali lipat lebih banyak dari tahun lalu. Darias mengatakan ada 140 orang tewas dalam perjalanan yang disebabkan karena kapal mereka kapal dan juga terbalik.

Lebih lanjut, Darias mengatakan alasan para imigran pergi dari tempat asalnya itu karena faktor ekonomi. Pandemi COVID-19 memperparah keadaan ekonomi mereka.

Darias mengaku pihaknya saat ini tengah mengupayakan tempat pengungsian yang layak bagi para imigran itu. Menurutnya, pihak berwenang setempat juga sudah mendirikan sisi dermaga untuk kamp sementara para imigran. Lokasi tersebut merupakan bekas gudang militer dan dapat menampung sekitar 800 orang.

"Anda tidak bisa menumpuk 1.980 orang dalam 400 meter persegi, pertama karena mereka bukan sapi, kedua manusia dan ketiga karena tidak ada kondisi sanitasi untuk merawat mereka dengan baik," ucapnya. (man/man)