6 Jurnalis Ditangkap dan Didakwa karena Liput Demo Antikudeta Myanmar

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 13:40 WIB
Police arrest Myanmar Now journalist Kay Zon Nwe in Yangon on February 27, 2021, as protesters were taking part in a demonstration against the military coup. (Photo by Ye Aung THU / AFP)
Jurnalis turut ditahan militer Myanmar (Foto: AFP/YE AUNG THU)
Naypyitaw -

Otoritas militer Myanmar mengadili enam jurnalis karena meliput protes anti-kudeta yang berlangsung di sejumlah kota di Myanmar beberapa waktu terakhir.

Seperti dilansir AFP, Rabu (3/3/2021), salah satu yang diadili merupakan seorang fotografer media terkemuka Associated Press, Thein Zaw (32), yang ditangkap pada Sabtu (27/2) lalu, saat dia meliput demonstrasi di Yangon.

Lima jurnalis lainnya disebut berasal dari media lokal, seperti Myanmar Now, Myanmar Photo Agency, 7Day News, Zee Kwet Online News dan seorang jurnalis lepas.

Pengacara Thein Zaw, Tin Zar Oo, mengatakan kliennya dan lima jurnalis Myanmar lainnya telah didakwa berdasarkan undang-undang "menyebabkan ketakutan, menyebarkan berita palsu atau menimbulkan kemarahan pegawai pemerintahan secara langsung atau tidak langsung".

Satu bulan lalu, junta militer mengamandemen undang-undang itu, di mana hukuman maksimumnya berubah dari dua tahun menjadi tiga tahun penjara.

"Ko Thein Zaw hanya melaporkan sejalan dengan undang-undang kebebasan pers -- dia tidak ikut protes, dia hanya melakukan pekerjaannya," kata Tin Zar Oo.

Dia menambahkan bahwa keenam jurnalis itu kini ditahan di penjara Insein, Yangon.

Secara terpisah, wakil pimpinan berita internasional AP, Ian Philips, menyerukan agar Thein Zaw segera dibebaskan. "Jurnalis independen harus diperbolehkan memberitakan dengan bebas dan aman tanpa takut akan pembalasan," katanya.

"AP mengecam dengan tegas penahanan sewenang-wenang Thein Zaw." imbuhnya.

Simak video 'Penangkapan Jurnalis di Myanmar Bak Penangkapan Teroris':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2