Seperti dilansir AFP, Minggu (28/2/2021) dalam satu bulan terakhir, kebakaran serupa sudah dua kali terjadi. Kebakaran di Ukraina kerap terjadi lantaran tingkat kepatuhan yang buruk terhadap peraturan keselamatan dan juga infrastruktur yang telah lama.
Menurut layanan darurat Ukraina, kebakaran disebabkan oleh ledakan di sebuah bangsal di lantai pertama sebuah rumah sakit di kota Chernivtsi, Ukraina.
"Sebuah pipa oksigen meledak dan terbakar, menewaskan satu orang dan melukai lainnya," katanya.
Lima belas menit setelah ledakan, sekitar 20 orang berhasil dievakuasi.
Walikota Chernivtsi, Roman Klichuk mengatakan bahwa kobaran api terjadi di salah satu bangsal tempat pasien yang terinfeksi virus corona dirawat. Dia mengatakan pasien yang terluka itu dalam perawatan intensif dengan luka bakar parah dan "dokter sedang melakukan segala kemungkinan" untuk menyelamatkan hidupnya.
Pada awal Februari lalu, kebakaran serupa juga terjadi. Sebuah unit perawatan intensif Corona terbakar dan menyebabkan empat orang tewas di kota barat daya Zaporizhzhya, Ukraina.
Sebelumnya, pada Januari, 16 orang tewas dalam kebakaran di sebuah panti jompo ilegal di kota timur Kharkiv.
Saksikan juga 'Aktivis Ditahan, Ribuan Warga Ukraina Turun ke Jalan':
(izt/dhn)











































