Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar dengan Tembakan, Seorang Tewas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 12:37 WIB
Dawei -

Kepolisian Myanmar kembali melepaskan tembakan untuk membubarkan para demonstran antikudeta yang memadati jalan-jalan di Myanmar pada Minggu (28/2). Seorang pengunjuk rasa dilaporkan tewas tertembak sementara yang lain mengalami luka-luka.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (28/2/2021) Politisi bernama Kyaw Min Htike mengatakan polisi melepaskan tembakan di kota Dawei, menewaskan satu orang dan melukai sejumlah pendemo. Sementara, media Dawei Watch mengatakan satu orang tewas dan lebih dari belasan orang luka-luka.

Polisi dan juru bicara dewan militer yang berkuasa tidak menanggapi panggilan telepon ketika diminta komentar mengenai tindakan polisi.

Kudeta yang dilakukan oleh militer Myanmar telah mendorong ratusan ribu orang melakukan unjuk rasa. Negara-negara Barat bahkan mengecam hingga menjatuhkan sejumlah sanksi kepada pejabat militer.

Sebuah media memposting kondisi para pengunjuk rasa di kota utama Yangon. Beberapa orang mengalami pendarahan hebat setelah diserang oleh polisi, mereka pun dibantu menjauh dari lokasi protes.

Belum diketahui jelas bagaimana mereka terluka, namun media melaporkan terjadi tembakan langsung saat aksi hendak dibubarkan polisi. Media Myanmar Now mengatakan orang-orang telah "ditembak mati", tetapi tidak merinci lebih lanjut.

Polisi juga melemparkan granat kejut, menggunakan gas air mata dan menembak ke udara, kata saksi mata.

Pemimpin militer Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan pihak berwenang telah menggunakan kekuatan minimal untuk menangani protes.

Selanjutnya
Halaman
1 2