Cuaca Dingin Ekstrem di Texas: Listrik Pulih, Air Bersih Masih Sulit

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 13:39 WIB
Tire tracks and foot prints are seen in a snow covered neighborhood in Waco, Texas as severe winter weather conditions over the last few days has forced road closures and power outages over the state on February 17, 2021. - Millions of people were still without power on February 17 in Texas, the oil and gas capital of the United States, and facing water shortages as an unusual winter storm pummeled the southeastern part of country.
The National Weather Service (NWS) issued a winter storm warning for a swathe of the country ranging from east Texas to the East Coast state of Maryland. (Photo by Matthew Busch / AFP)
Texas saat menghadapi cuaca dingin ekstrem (Foto: AFP/MATTHEW BUSCH)
Texas -

Otoritas Texas telah memulihkan listrik di seluruh negara bagian setelah berhari-hari warga bertahan hidup saat cuaca dingin ekstrem terjadi. Meski begitu, jutaan warga Texas masih harus lebih bersabar lantaran pasokan air minum masih sulit dijangkau.

"Karena kekurangan daya, pipa beku, penggunaan tinggi pada waktu-waktu tertentu, kami melihat masalah di sistem pasokan air," kata Direktur Eksekutif Komisi Texas untuk Kualitas Lingkungan, Toby Baker, demikian dilansir dari kantor berita AFP, Minggu (21/2/2021).

Masalah air, katanya, berdampak pada sekitar 14,3 juta penduduk dari total populasi sekitar 29 juta, karena petugas mendistribusikan air bersih dan makanan kepada ribuan orang.

Operator jaringan listrik Texas (ERCOT) melaporkan pada Jumat (19/2) bahwa operasional listrik sudah kembali normal. Meski begitu, lebih dari 50.000 warga masih hidup tanpa listrik pada Sabtu (20/2) karena petugas masih berusaha memperbaiki saluran listrik yang terputus.

Ketika jumlah korban kian bertambah di seluruh wilayah Texas - sekitar 70 kematian akibat cuaca dingin ekstrem - Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengeluarkan deklarasi bencana besar untuk 77 negara bagian Texas yang terkena dampak paling parah.

Deklarasi itu memberi wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk mengoordinasikan upaya penanganan bencana dan mempercepat bantuan.

Cuaca dingin ekstrem di Texas menandai krisis domestik besar pertama Biden. Dia mengatakan ingin mengunjungi negara bagian itu awal pekan depan, tetapi tidak ingin mengalihkan perhatian dari upaya bantuan.

Distribusi Air

Meski listrik kembali dan suhu mulai membaik pada hari Sabtu (20/1), beberapa kota tetap diperintahkan untuk merebus air sebelum mengonsumsinya. Walikota Houston, Sylvester Turner mengatakan pemberitahuan itu mungkin diperpanjang hingga Senin mendatang (22/2).

Di banyak tempat, orang-orang berbaris di luar gereja, pusat komunitas atau di tempat parkir - terkadang berjam-jam - menunggu untuk mengambil persediaan air kemasan.

"Distribusi air, distribusi air kemasan tampaknya masih menjadi prioritas nomor satu kami," kata Kepala Divisi Manajemen Darurat Texas Nim Kidd.

Simak video 'Ada Kebakaran, Pemadam di Texas Kesulitan Air Karena Membeku':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2