Berlibur Saat Warga Hadapi Cuaca Dingin Ekstrem, Senator Texas Dikecam

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 13:08 WIB
FILE - In this Jan. 29, 2020, file photo, Sen. Ted Cruz, R-Texas, rides an escalator before speaking with reporters on Capitol Hill in Washington. GOP Sen. Cruz said Sunday, March 8, 2020, he will remain at his home in Texas after learning that he shook hands and briefly chatted with a man in suburban Washington who has tested positive for coronavirus. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Ted Cruz (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Texas -

Senator Texas, Ted Cruz, menuai kritikan tajam karena terbang ke kota resort Cancun di Meksiko untuk liburan keluarga saat jutaan warga Texas di Amerika Serikat (AS) menderita di tengah cuaca dingin ekstrem. Cruz pun terbang kembali ke Texas setelah dirinya dikecam publik.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/2/2021), kritikan menghujani Cruz saat terungkap dia terbang ke Cancun untuk liburan keluarga yang disebut sang Senator Partai Republik ini, untuk menyenangkan anak-anak perempuannya yang masih kecil.

Perjalanan ke luar negeri itu terungkap setelah foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan Cruz sedang berada di Bandara Internasional Cancun, Meksiko, pada pekan ini. Foto-foto itu menunjukkan Cruz berada di area longue penumpang di bandara dan di dalam pesawat yang mengudara.

"Tebak, Senator AS dari Texas yang mana yang terbang ke Cancun saat negara bagiannya mati kedinginan dan harus merebus air?" demikian cuitan seorang anggota DPR AS dari Partai Demokrat yang mewakili Texas, Gene Wu, via Twitter.

Cruz yang dipandang sebagai kandidat capres potensial untuk Partai Republik dalam pilpres 2024 ini, langsung menghadapi seruan pengunduran diri dari Partai Demokrat. "Mundur," tegas Partai Demokrat wilayah Texas dalam pernyataan via Twitter yang ditujukan untuk Cruz.

"Cruz adalah simbol bagaimana Partai Republik di Texas dan para pemimpinnya: politikus lemah, korup, tidak kompeten dan egois yang tidak peduli dengan orang-orang yang mereka wakili," imbuh pernyataan Partai Demokrat wilayah Texas.

Usai kritikan menghujaninya, Cruz yang berusia 50 tahun ini dilaporkan terbang kembali ke Texas, dengan kantornya merilis pernyataan yang menyebut Cruz akan terus bekerja untuk konstituennya.

"Karena sekolah dibatalkan selama sepakan, anak-anak kami meminta untuk melakukan perjalanan dengan teman-teman," sebut Cruz dalam pernyataannya.

Simak video 'Cuaca Ekstrim di Texas Tewaskan 21 orang':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2