Pemimpin Hizbullah Bantah Terlibat Penembakan Aktivis Lokman Slim

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 11:06 WIB
Pemimpin Hizbullah tuduh Arab Saudi mendeklarasikan perang terhadap Lebanon
Pemimpin Hizbullah (Foto: BBC World)

Nasrallah juga mengkritik atas tuduhan yang ditujukan pada kelompok itu atas keterlibatan dalam ledakan 4 Agustus di Beirut yang menewaskan 200 orang.

Penyelidikan yudisial atas ledakan di Beirut itu masih berlangsung. Hakim Fadi Sawan mendakwa Perdana Menteri Hassan Diab, yang kabinetnya mundur setelah ledakan itu, dan tiga mantan menteri atas tuduhan kelalaian.

Sawan akan menginterogasi salah satu dari tiga mantan menteri, Youssef Finianos, sekutu Hizbullah yang diberi sanksi oleh Amerika Serikat atas hubungannya dengan kelompok yang dianggap Washington sebagai teroris.

"Informasi kami mengatakan bahwa penyelidikan teknis telah berakhir dan militer mengirimkannya kepada hakim ... kami meminta militer dan pihak keamanan dalam negeri untuk mengungkapkan hasil penyelidikan.. kami mengulangi seruan kami untuk ini dan kami bersikeras di atasnya."

Ledakan itu menjadi salah satu ledakan non-nuklir terbesar dalam sejarah. Hal itu menambah ketegangan di negara yang terlibat perang saudara sejak 1975-1990 itu. Diketahui ledakan disebabkan oleh amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman selama bertahun-tahun.

Halaman

(izt/nvc)